Deddy Corbuzier Angkat Bicara Setelah Podcast dengan Siti Fadilah Mantan Menkes Bikin Heboh

0

Beepdo.com – Podcast atau wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah Supari mantan Menteri Kesehatan RI soal flu burung dan pandemi corona serta kenapa ia sampai dipenjara membuat heboh. Akibatnya presenter berkepala plontos itu banyak mendapat pertanyaan dari wartawan.

“Sebelumnya saya ingin memberitahukan untuk semua orang bahwa saya tidak terikat pada sebuah politik tertentu, partai politik tertentu atau golongan tertentu dan sebagainya, itu tidak ada sama sekali, saya bersifat independen yang saya bela adalah bangsa dan negara Indonesia, demikian juga dengan isi video tersebut,” ujar Deddy Corbuzer dalam video yang ia sebar.

Deddy Corbuzier (Hallo Riau)

Deddy mengaku video itu ia buat atas izin dari Siti Fadilah, saat itu Deddy sengaja menemui Siti untuk sekedar silahturhmi di salah satu rumah sakit, pembicaraan itu dilakukan saat itu tampak paksaan dari pihak mana pun.

“Video tersebut tidak mengandung unsur hoax, tidak mengandung unsur profokatif sama sekali, video tersebut sanyalah sebuah informasi untuk masyarakat dan untuk bangsa kita untuk segera manghabiskan pandemi covid-19 mudah-mudahan,” ujar Deddy Corbuzier.

Deddy Corbuzier dikabarkan tengah mendalami agama Islam

Ia juga meluruskan pemberitaan yang mengatakan kala dirinya datang dengan menyamar itu tidak benar, Deddy menjelaskan kalau saat itu ia datang tidak secara baik-baik.

“Saya minta tolong sudahlah, kasian ibu Siti Fadilah, beliau usia 70 tahun lebih. Di luar benar atau tidak nya beliau adalah seorang koruptor itu bukan urusan saya dan saya tidak tahu. Tapi yang saya tahu berita tentang beliau menyelamatkan Indonesia, menghentikan pandemi bahkan di duniaketika sar sertjadi adalah fakta-fakat dan berita yang sudah tersebar,” jelas Deddy Corbuzier tentang Podast nya dengan Siti Fadilah.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
344Followers
700kSubscribers
90.2kFollowers