Apa Arti New Normal? Temukan Jawabannya di Sini

0

Beepdo.com, Jakarta Apa arti new normal? Pembahasan soal new normal kini memang tengah ramai di social media. Banyak netizen yang juga telah memberikan pendapatnya soal “new normal” yang akan mulai diberlakukan di Indonesia. Lalu apakah sebenarnya arti dari new normal itu sendiri menurut Bahasa Indonesia?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Badan Bahasa merilis arti new normal dalam Bahasa Indonesia. Badan Bahasa Kemendikbud menjelaskan arti new normal tersebut melalui sebuah postingan yang diunggah di Instagram pada Selasa, 27 Mei 2020.

“Kenormalan baru merupakan padanan dari istilah Bahasa Inggris new normal,” tulis akun Instagram @badanbahasakemendikbud. Kenormalan baru itu sendiri artinya keadaan normal yang baru—yang belum pernah ada sebelumnya.

Pemerintah sendiri kini telah mempersiapkan aturan untuk menyiapkan aturan untuk menjalani new normal. Mulai dari aturan pengelola tempat kerja hingga aturan untuk konsumen atau pelanggan jika berada di area publik. Di bawah ini adalah pengaturan pencegahan penularan Covid-19 dalam menghadapi new normal.

1. Bagi Pengurus atau Pengelola Tempat Kerja/Pelaku Usaha pada Sektor Jasa dan
Perdagangan (Area Publik)

a. Melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala di area kerja dan area
publik (mendisinfeksi fasilitas umum yang sering disentuh publik setiap 4 jam
sekali).
b. Menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai dan mudah diakses oleh
pekerja dan konsumen/pelaku usaha.
c. Pastikan pekerja memahami perlindungan diri dari penularan COVID-19
dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
d. Melakukan pengecekan suhu badan bagi seluruh pekerja sebelum mulai
bekerja dan konsumen/pelaku usaha di pintu masuk. Jika ditemukan pekerja
dengan suhu >37,30C (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak
diperkenankan masuk dan diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
e. Mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker.
f. Memasang media informasi untuk mengingatkan pekerja, pelaku usaha,
pelanggan/konsumen dan pengunjung agar mengikuti ketentuan pembatasan
jarak fisik dan mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir/hand sanitizer
serta kedisiplinan menggunakan masker.
g. Melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter:
1) Memberikan tanda khusus yang ditempatkan di lantai area padat
pekerja seperti ruang ganti, lift, dan area lain sebagai pembatas jarak
antar pekerja.
2) Pengaturan jumlah pekerja yang masuk agar memudahkan penerapan
menjaga jarak.
3) Pengaturan meja kerja, tempat duduk dengan jarak minimal 1 meter.
h. Melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan pelanggan:
1) Menggunakan pembatas/partisi (misalnya flexy glass) di meja atau
counter sebagai perlindungan tambahan untuk pekerja (kasir, customer
service dan lain-lain).
2) Mendorong penggunaan metode pembayaran non tunai (tanpa kontak
dan tanpa alat bersama).
i. Mencegah kerumunan pelanggan, dapat dilakukan dengan cara:
1) Mengontrol jumlah pelaku usaha/pelanggan yang dapat masuk ke
sarana ritel untuk membatasi akses dan menghindari kerumunan.
2) Menerapkan sistem antrian di pintu masuk dan menjaga jarak minimal 1
meter.
3) Memberikan tanda di lantai untuk memfasilitasi kepatuhan jarak fisik,
khususnya di daerah yang paling ramai, seperti kasir dan customer
service.
4) Menerima pesanan secara daring atau melalui telepon untuk
meminimalkan pertemuan langsung dengan pelanggan. Jika
memungkinkan, dapat menyediakan layanan pesan antar (delivery
services) atau dibawa pulang secara langsung (take away).
5) Menetapkan jam layanan, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan
pemerintah daerah setempat sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Bagi Pekerja

a. Pastikan dalam kondisi sehat sebelum berangkat bekerja. Pekerja yang
mengalami gejala seperti demam/batuk/pilek/sakit tenggorokan disarankan
untuk tidak masuk bekerja dan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan
kesehatan jika diperlukan.
b. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan
air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer.
c. Hindari tangan menyentuh area wajah seperti mata, hidung atau mulut.
d. Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter saat
berhadapan dengan pelaku usaha atau rekan kerja pada saat bertugas.
e. Menggunakan pakaian khusus kerja dan mengganti pakaian saat selesai
bekerja.
f. Gunakan masker saat berangkat dan pulang dari tempat kerja serta selama
berada di tempat kerja.
g. Segera mandi dan berganti pakaian sebelum kontak dengan anggota
keluarga di rumah. Bersihkan handphone, kacamata, tas, dan barang lainnya
dengan cairan desinfektan.

3. Bagi Konsumen/Pelanggan

a. Selalu menggunakan masker selama berada di area publik
b. Jaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan dengan sabun dan
air mengalir atau menggunakan hand sanitizer.
c. Hindari menyentuh area wajah seperti mata, hidung dan mulut.
d. Tetap memperhatikan jaga jarak/physical distancing minimal 1 meter dengan
orang lain.

Jadi, sudah paham kan arti new normal? Jangan lupa untuk menggunakan masker jika keluar rumah, rajin mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
346Followers
700kSubscribers
90.2kFollowers