Cerita Lidya Pratiwi, Jadi Mualaf Setelah Dipenjara karena Pembunuhan

0

Beepdo.com – Kasus pembunuhan Naek Gonggom Hutagalung pada tahun 2006 silam telah menyeret Lidya Pratiwi ke dalam penjara. Dia dinyatakan bersalah karena bukti-bukti yang menunjukkan sang artis ikut andil dalam kasus tersebut.

Hasil penyelidikan polisi menyatakan bahwa otak pembunuhan adalah Vince Yusuf dan Tony Yusuf, yang merupakan ibu dan paman Lidya. Adapun korban sendiri tak lain adalah kekasih Lidya, yang harus meregang nyawa di Putri Dutung Cottage, Ancol, Jakarta Utara.

Lidya Pratiwi (Surat Kabar)

Setelah dinyatakan bersalah, Lidya pun dijatuhi hukuman 14 tahun penjara. Meski demikian, beredar kabar bahwa dia akan mendapatkan kebebasannya pada tahun 2020 ini. Namun informasi tentang hal itu masih simpang siur.

Terlepas dari kapan dia akan dibebaskan, Lidya telah menjalani fase yang tak bisa dikatakan mudah. Kehidupan di dalam penjara sempat menyiksanya, terlebih karena dia diketahui hampir tak pernah dijenguk siapapun. Namun dalam fase itu, akhirnya dia menemukan keyakinan yang dianggapnya paling benar.

Lidya Pratiwi (Tribunnews)

Keputusan Lidya menjadi mualaf bermula dari mimpi yang dialaminya selama tiga kali berturut-turut. Dalam mimpi itu dia melihat ka’bah. Pada akhirnya, dia pun mantap menjalani hari-hari sebagai muslim.

Keyakinan sebagai mualaf juga tercermin dalam kesehariannya. Petugas yang menjaga Rutan Pondok Bambu, tempatnya ditahan, menuturkan bahwa Lidya Pratiwi sangat rajin salat dan beribadah. Sanggupkah dia menjadi manusia baru yang lebih baik setelah bebas nanti? Kita tunggu saja.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
712kSubscribers
90.2kFollowers