7 Museum Unik Di Indonesia, Pernah Berkunjung?

0

Beepdo.com, Jakarta, Museum identik dengan benda kuno yang membosankan. Biasanya, orang yang berkunjung ke museum anak-anak sekolah karena untuk keperluan belajar.

Padahal, museum seharusnya menjadi laboratorium ilmu pengetahuan yang kaya akan informasi. Sayangnya, tak jarang museum yang kurang perawatan dan minimnya informasi tentang benda yang dikoleksi menjadi faktor keengganan juga bagi pengunjung untuk sekedar mampir.

Apalagi, di Indonesia yang kaya akan budaya dan peninggalan masa lalu. Butuh perawatan yang ekstra dan segar supaya dilirik wisatawan. Hingga saat ini hanya ada beberapa museum yang terihat unik dan jarang sekali sekali dikunjungi. Padahal, museum-museum ini menawarkan sesuatu yang baru. Sebut saja, misalnya museum kanker.

Yups, langsung aja kita cek. apa saja museum-museum itu:

1. Museum Macan, Jakarta.

Karya seni yang menjadi favorit di Museum Macan,, ‘Infinity Mirrored Room’ karya seniman Jepang, Yayoi Kusama. (Sumber: Ngetripyuk)

Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum Seni Modern dan Kontemporer di Nusantara – Museum MACAN) adalah sebuah museum seni di Jakarta. Museum MACAN adalah institusi pertama di Indonesia yang memberikan akses publik terhadap koleksi seni modern dan kontemporer yang signifikan dan terus berkembang dari Indonesia dan seluruh dunia. Museum ini memiliki program pameran dan acara aktif di fasilitas seluas 4.000 meter persegi yang mencakup ruang pendidikan dan konservasi. Museum ini menampilkan sekitar 90 karya seni rupa modern Indonesia dan juga kontemporer dari seluruh dunia. Ke-90 karya seni tersebut adalah sebagian dari 800 karya seni yang telah dikumpulkan kolektor seni sekaligus pengusaha Indonesia, Haryanto Adikoesoemo, sang penggagas museum MACAN sendiri.

2. Museum Seni Agung Rai, Ubud, Bali.

Museum Seni Agung Rai (Sumber: triptus)

Memang, tak semua orang menyukai seni, apalagi lukisan. Bagi kamu yang menyukai nuansa kebun dengan desain khas Bali dan nuasa berbeda, tak ada salah dan ruginya mengunjungi museum satu ini. Dikenal sebagai museum seni terbaik di Indonesia, museum yang diresmikan pada 1996 ini menyimpan banyak koleksi lukisan hasil karya para pelukis kenamaan. Baik pelukis dari dalam negeri, maupun luar negeri. Museum ini merupakan pusat visualisasi dan seni pertunjukan. Serta memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk menikmati pameran permanen dan temporer karya berbagai seniman, pertunjukan teater, tarian, musik, ada kelas melukis, ditambah toko buku, ruang baca, perpustakaan, bengkel budaya, program pelatihan dan seminar.

3. Museum Anak Kolong Tangga, Jogja.

Museum Pendidikan dan Mainan Kolong Tangga, di Gedung Taman Budaya Yogyakarta. (Sumber: Tempo)

Museum ini didirikan oleh seniman Belgia di Taman Budaya Yogyakarta. Tak kurang dari 3000 koleksi mainan anak-anak dari seluruh dunia, dari masa ke masa tersimpan di sini. Lokasi ini memang tepat untuk sejenak bernostalgia, sebab pengunjungnya seakan dibawa menelusur lorong waktu kembali ke masa kanak-kanaknya. Tujuan didirikannya museum ini supaya mainan-mainan yang sebagian besar telah punah itu kembali diproduksi lagi, agar anak-anak Indonesia makin kaya, tak lagi sibuk main gadget dan bahkan tak pernah main hujan sekarang, kasian. Tujuan lainnya, supaya mainan-mainan yang sebagian besar telah punah itu kembali diproduksi lagi, agar anak-anak Indonesia makin kaya, tak lagi sibuk main gadget dan bahkan tak pernah main hujan sekarang, kasian. So, jangan cepet dewasa ya kalian, jadi orang dewasa itu rumit.

4. Museum Kanker Indonesia, Surabaya, Jawa Timur.

Seorang petugas menunjukkan jaringan kanker yang merupakan koleksi dari Museum Kanker Indonesia di Surabaya. (Sumber: Antara)

Merupakan museum kanker pertama di Indonesia yang berdiri sejak Oktober 2013 silam. Terletak di Jalan Kayun 16-18 Surabaya dan disebut sebagai museum pendidikan bagi masyarakat yang rentan terhadap kanker. Museum ini terbuka bagi para pelajar yang ingin mengetahui bahaya kanker serta pencegahannya. Di museum yang buka setiap hari mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB ini terdapat koleksi sekitar 30 jaringan kanker yang menyerang organ tubuh. Masing-masing organ tubuh yang terserang kanker disimpan di dalam toples kaca yang berisi cairan formalin.

5. Museum Rekor Indonesia (MURI), Semarang, Jawa Tengah.

Lipstik Raksana di Museum MURI, Semarang (SUmber: BPRrestumagazine)

Melihat ribuan rekor yang pernah dicetak dan dipecahkan anak bangsa di berbagai bidang sangat jauh dari kata menyeramkan bukan? Catatan sejarah itu didokumentasikan dan tersimpan di lantai dua sebuah gedung di lingkungan Pabrik Jamu Jago, Kota Semarang. Mayoritas dokumentasi dipajang dalam bentuk foto di papan kaca, ada pula yang dipamerkan dalam bentuk video. Tak sedikit pula bukti nyata yang menjadi bagian dalam dekorasinya. Ada lukisan wajah yang dibuat dari 1,5 kuintal paku misalnya, ada pula lipstick setinggi 3 meter, patung Buddha terkecil dari korek api, dan sebagainya.

6. Museum Pasifika, Nusa Dua, Bali.

Museum Pasifika, Nusa Dua, Bali (Sumber: SONY DSC)

Dengan benda pajangan seni yang beraneka macam, rasanya butuh waktu panjang untuk menjelajah museum yang terletak di Nusa Dua ini. Ada sebelas paviliun yang bisa ditelusuri. Mulai dari Indonesia, Indochina, Indo-Eropa sampai Polynesian. Karya seni yang begitu banyak, latar belakang suku yang begitu menarik, mampu membuat museum ini layak dikunjungi ketika sedang berpelesir ke pulau Dewata. Terdapat sekitar 600 karya seni dari 200 seniman yang berasal dari beberapa negara di Asia Pasifik. Tak salah pula jika museum ini sempat meraih Wonderful Indonesia Award 2011 untuk kategori Museum.

7. Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta

Rindangnya Museum Ullen Sentalu di DI Yogyakarta (Sumber: Phinemo)

Museum yang terletak di wilayah Kaliurang ini menampilkan budaya dan kehidupan putri-putri Keraton Yogyakarta. Ada koleksi bermacam-macam batik di dalamnya, baik gaya Yogyakarta maupun Solo. Ullen Sentalu juga menyuguhkan cerita dari tokoh raja-raja atau yang kerap disebut Sultan di keraton Yogyakarta beserta permaisurinya, dengan berbagai macam pakaian yang mereka kenakan sehari-hari.

Museum yang diresmikan tahun 1997 lalu ini memiliki beberapa ruang, yaitu Ruang Selamat Datang, Ruang Seni Tari dan Gamelan, Guwa sela Giri, 5 ruang di Kampung Kambang, Koridor Retja Landa, serta Ruang Budaya. Setiap ruang memiliki daya tarik tersendiri. Dengan mengunjunginya satu per satu, pengunjung dapat kian memahami warisan budaya Indonesia khususnya Yogyakarta yang bernilai tinggi.

Jadi, kamu masih ngerasa kuno dengan pergi ke museum? Yuk kita agendakan liburan nanti ke museum! Asal tahu saja, Indonesia punya ratusan museum di seluruh pelosok Nusantara.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
712kSubscribers
90.2kFollowers