Jangan Ketipu, Ini Cara Membedakan Batik Tulis yang Asli dan Palsu

2

Beepdo.com, Jakarta Batik memang bukanlah barang yang sulit ditemukan, kamu bisa dengan mudahnya menemukan batik, mulai dari baju, celana serta berbagai aksesoris batik lainnya. Tapi, bisakah kamu membedakan antara batik tulis yang asli dengan yang palsu? Batik tulis memang harganya lebih mahal dibandingkan dengan batik printing.

Jadi, kamu harus pintar-pintar memilih dan membedakan mana yang batik tulis asli dengan batik tulis yang palsu. Salah satu cara yang dapat membedakan adalah tidak ada batik dengan model yang sama. “Kalau cap, ada yang sama dan berulang dan biasanya tembus ke belakang,” ujar Ketua Galeri Batik YBI Periode 2010-2019 dan aktivis Yayasan Batik Indonesia, Dr. Tumbu Ramelan seperti dikutip dari Antara, Sabtu (3/10/2020).

Jangan Ketipu, Ini Cara Membedakan Batik Tulis yang Asli dan Palsu. (travelpotpourri.net)

Sementara itu, kain dengan motif batik yang dicetak biasanya berlainan di depan dan belakangnya. “Tapi meemang, saat ini memang cukup susah (untuk membedakannya), karena batik print sekarang sudah bisa di-print bolak-balik, sehingga kita akan mudah terkecoh karena hasilnya rapi. Harus dipelajari, teliti dan dipegang langsung,” ujar Tumbu.

Sebenarnya ciri-ciri batik sendiri juga sudah tertera dalam SNI 0239:2014. Menurut pengertian yang tercamtum di SNI tersebut, batik adalah kerajinan tangan sebagai hasil pewarnaan secara perintangan menggunakan malam (lilin batik) panas sebagai perintang warna dengan alat utama pelekat lilin batik berupa canting tulis dana tau canting cap untuk membentuk motir tertentu yang memiliki makna.

Sementara itu tiruan batik dan paduan tiruan batik menurut SNI 8184:2015  adalah produk manual, semi masinal dan/atau masinal yang dibuat menggunakan alat utama screen-rakel dana tau alat lain untuk melekatkan pewarna, bahan kimia cabut warna, dana tau malam dingin serta paduannya untuk membentuk motif.

Jangan Ketipu, Ini Cara Membedakan Batik Tulis yang Asli dan Palsu. (Shopee.co.id)

“Kombinasi printing dan unsur batik cap/tulis menjadi lebih susah lagi untuk dibedakan, karena disablon dulu. Kain putih dibentangkan dan disablon, untuk mengganti pekerjaan sulit pas membatik,” jelas Ketua Asosiasi Pengusaha dan Perajin Batik Indonesia, Dr. H Komarudin Kudiya. “Batik adalah identitas Indonesia. Masyarakat harus concern dan tanggung jawab, harus cinta dulu, sehingga kita akan tahu bedanya,” pungkasnya.

Sedang mencari batik tulis? Jangan ragu untuk mencarinya di sini ya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat