Memperingati HUT ke-39, Yayasan Jantung Indonesia Ingin Bergerak Lebih Aktif dengan Program Promotif dan Preventif

0

Beepdo.com, Jakarta Selama ini Yayasan Jantung Indonesia dikenal sebagai Lembaga nirlab ayang fokus kepada peningkatan pengetahuan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung dan pembulu darah. Diulang tahunnya yang ke-39 YJI pun tetap menjadi penyedia data dan informasi mengenai kesehatan jantung untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Penyakit jantung memang tidak boleh disepelekan karena seperti yang mungkin sudah kamu ketahui bahwa Di tahun 2017, penyakit jantung dan kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia yaitu sebesar 17,79 juta jiwa.

Di Indonesia penyakit jantung dan kardiovaskular juga menempati posisi tertinggi yaitu sebesar 26.4%. Ini berarti satu dari setiap empat orang yang meninggal di Indonesia adalah akibat penyakit jantung dan kardiovaskular.

Memperingati HUT ke-39, Yayasan Jantung Indonesia Ingin Bergerak Lebih Aktif dengan Program Promotif dan Preventif. (Freepik.com)

 

Tahun ini, Bidang Medis YJI melakukan riset pasien YJI yang berhasil dilakukan tindakan operasi sejak awal berdirinya YJI telah berhasil memberikan bantun operasi sebanyak 1,828 pasien dari seluruh Indonesia: Sumatera, Kalimantan, Jawa, Maluku, Papua, Bali, dan Nusa Tenggara.

“Sesuai dengan semangat didirikannya YJI, sebelum-sebelumnya yang kami lakukan adalah merupakan bantuan yang bersifat kuratif, khususnya bantuan operasi jantung anak yang lahir dengan cacat jantung bawaan,” jelas Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Esti Nurjadin, seperti ditulis dalam rilis yang diterima oleh Beepdo.com, Senin (9/11/2020).

“Namun, sekarang sudah saatnya kami juga bergerak lebih aktif lagi dengan program promotif dan preventif. Kami mengedepankan pentingnya pencegahan penyakit jantung & kardiovaskular. Artinya, kami melakukan perluasan target dengan mengarah kepada generasi muda dan generasi milenial agar mereka memulai gaya hidup sehat sedini mungkin, karena mencegah lebih baik daripada mengobati,” tambah Esti Nurjadin.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.