Mariana Yunita Hendriyani Opat Raih SATU Indonesia Awards

0

Beepdo.com, Jakarta Program Semangat Astra Terpadu untuk (SATU) Indonesia Awards tahun ini memasuki tahun ke-11 dan telah mengapresiasi 397 anak muda, yang terdiri dari 70 penerima tingkat nasional dan 327 penerima tingkat provinsi di lima bidang, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan dan Teknologi.

Salah satu penerima apresiasi SATU Indonesia Awards dibidang Kesehatan tahun ini adalah Mariana Yunita Hendriyani Opat. Lalu apa alasannnya mengapa akhirnya wanita yang akrab disapa Tata itu meraih penghargaan dari ASTRA? Tata bersama teman-temannya mendirikan Tenggara Youth Community dan mencetuskan program Bacarita Kespro yang ditemukan dengan komunitas antar desa untuk memberikan edukasi mengenai kesehatan seksual dan reproduksi untuk anak remaja.

Bacarita Kespro sendiri berasal dari kata bacarita dalam Bahasa Melayu Kupang yang artinya sendiri adalah bercerita. Menargetkan pada remaja yang berasal dari kelompok poor, marginal, social excluded dan underserved, Tata dan teman-temannya megedukasi dengan menggunakan metode pembelajaran inovatif seperti mendongeng, permainan edukasi dan penggunaan alat peraga.

Mariana Yunita Hendriyani Opat Raih Satu Indonesia Awards. (Astra)

“Saya menemukan fakta sebagian besar dari 500 remaja di NTT tidak memiliki akses terhadap sumber informasi pendidikan seksual dan komunitas untuk menceritakan persoalan pendidikan seksual. Angka tersebut selaras dengan beragam persoalan lainnya seperti kasus pelecehan seksual yang masih kerap terjadi atau kehamilan luar nikah dikalangan remaja NTT,” tutur sosok kelahiran Kiupukan pada 3 Juli 1992 ini.

Melihat banyaknya anak dikeluarkan dari sekolah saat menghadapi kasus kehamilan di luar pernikahan, serta minimnya pemahaman orangtua mengenai hak dan kebutuhan remaja, membuat Tata semakin terpacu menggerakkan programnya untuk memberikan komunikasi dua arah, di mana peran orangtua dan anak diikut sertakan.

Pendidikan Kesehatan

Namun setiap usaha pastinya akan menghadapi sebuah cobaan, begitu pula yang dialami oleh Tata dan juga teman-temannya, apalagi kini masih sedikit orang-orang yang menyadari pentingnya pendidikan sesksual usia dini.

“Waktu saya menduduki bangku sekolah dasar, saya mengalami kekerasan serupa, namun hal tersebut seakan lumrah. Hingga pada saat perguruan tinggi, saya merasa harus bergegas untuk mencarikan solusinya, yakni dengan edukasi kesehatan yang membuat para anak remaja berani untuk bercerita kepada orangtua dan orangtua dapat wawasan untuk menjelaskan<” ujar sosok wanita lulusan Universitas Nusa Cendana ini.

Mariana Yunita Hendriyani Opat Raih Satu Indonesia Awards. (Astra)

Salah satu indikator keberhasilan program yang buat oleh Tata dan teman-temannya adalah ketika orangtua sudah mulai terbuka terhadap pendidikan seksual. Tidak hanya menjelaskan kepada anaknya, tetapi juga orangtua lain.

Saat ini, program Bacarito Kespro sendiri telah merangkul 2.000 remaja dari 43 komunitas di provinsi seluruh NTT. Setiap sesinya, Tata beserta rekan-rekan fasilitator Tenggara Youth Community dapat mengajak 20 anak untuk bergabung di kelas secara langsung dan di dalam jaringan.

Apa yang dilakukan oleh Tata membuatnya mendapatkan apresiasi Semangat Astra Terpadu untuk (SATU) Indonesia Awards tahun 2020 di bidang kesehatan. “Apresiasi SATU Indonesia Awards ini menjadi bahan pendukung gerakan kami untuk terus dapat merangkul anak remaja dalam kesehatan reproduksi, harapan kami, kami dapat merangkul komunitas disabilitas,” jelas tata.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.