5 Fakta Penangkapan Kapolsek Astana Anyar Yuni Purwanti yang Tersandung Kasus Narkoba

Beepdo.com, Jakarta Hingga kini penangkapan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar masih menjadi pusat perhatian masyarakat. Bagaimana tidak, Yuni yang seharusnya memberantas narkoba, mala terjerat kasus narkoba.

Tentunya banyak yang tidak percaya, namun penangkapan Kompol Yuni dengan anggota polisi lainnya itu benar-benar terjadi. Penangkapan sendiri terjadi pada Selasa, 16 Februari 2021. “Yang jelas memang ada pengamanan anggota Polsek Astana Anyar terkait yang diduga penyalahgunaan narkoba. Ada 12 yang diamankan termasuk Kapolsek,” ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Komisaris Erdi Ardimulan Chaniago dikutip dari Liputan6.com, Jumat (19/2/2021).

Gara-gara kasus tersebut tentunya banyak orang yang jadinya penasaran dengan kehidupan pribadi Dewi, wanita yang memiliki dua orang anak ini. Dilansir dari akun YouTube Global TV, selama ini, Dewi tinggal di Bandung, sedangkan anak-anaknya tinggal di Bogor. Sebelum menjadi Kapolres, Dewi diketahui pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor Kota.

Berikut ini sejumlah fakta-fakta penangkapan Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar terkais kasus narkoba:

1. Berawal dari Aduan Masyarakat

Fakta Penangkapan Kapolsek Astana Anyar Yuni Purwanti yang Tersandung Kasus Narkoba. (suryakepri.com)

Giat yang dilakukan Divisi Propam bermula karena adanya pengaduan masyarakat ke Mabes Polri. Aduan masyarakat itu kemudian ditindaklanjuti oleh Propam Polda Jabar. Berdasarkan penyelidikan salah satu anggota Polsek Astana Anyar ditangkap dengan barang bukti narkotika. Setelah itu akhirnya terungkap ada belasan anggota lain yang ikut terlibat.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

19.8kFans
345Followers
708kSubscribers
90.2kFollowers