Tulis Nama Pasanganmu di Sini, Dipercaya Hubungan Kalian Langgeng

0

Beepdo.com, Jakarta – Sebuah dermaga kecil di bawah Jembatan Ampera (Benteng Kuto Besak) Palembang, Sumatera Selatan akan mengantarkan kamu ke sebuah pulau legenda yang berbalut romantisme. Yaitu kisah cinta antara Tan Bu An dan Siti Fatimah. Pulau itu adalah Pulau Kemaro.

Pulau Kemaro memancarkan pesona dengan unsur budaya Tionghoanya. Di dalamnya terdapat Kelenteng dan Pagoda. Selain sebagai tempat peribadatan warga Tionghoa, Pulau Kemaro juga sering didatangi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat mengenai budaya China.

Keberadaan Pulau Kemaro tidak lepas dari legenda terbuangnya harta Tan Bun An di perairan Sungai Musi. (IndonesiaKaya)

Ada satu yang cukup unik. Warga lokal menyebut Pulau Kemaro ini sebagai pulau jodoh. Jawabannya ada di sebuah pohon, yang dinamakan pohon cinta. Mitosnya jika menuliskan nama beserta pasangannya, dipercaya akan langgeng.

Pulau Kemaro juga identik dengan legenda yang berkembang dan sampai saat ini masih dipercayai oleh masyarakat. Alkisah, dahulu kala terdapat puteri raja bernama Siti Fatimah yang disunting oleh bangsawan Tionghoa bernama Tan Bun An.

Pulau Kemaro (Twitter)

Suatu ketika, Siti Fatimah diajak ke negeri Tiongkok oleh Tan Bun An untuk bertemu dengan keluarganya yang berada disana. Sepulangnya ke Palembang, mereka dihadiahi tujuh buah guci oleh orangtua Tan Bun An.

Ketika kapal yang mereka tumpangi sampai di perairan Sungai Musi, Tan Bun An membuka hadiah yang diberikan oleh orang tuanya. Dia sangat kaget karena mengetahui bahwa di guci tersebut hanya berisi sayur-sayuran yang sudah membusuk. Tanpa berpikir panjang lagi, Tan Bun An membuang satu persatu guci tersebut ke Sungai musi.

Pagoda Pulau Kemaro (PanduanWisata)

Sampai pada guci yang ketujuh, ternyata pecah, dan terdapat emas yang berada di dalamnya. Emas sengaja ditutupi dengan sayuran untuk menghindari ancaman bajak laut. Mengetahui bahwa hadiah dari orang tuanya adalah emas, Tan Bun An langsung menceburkan dirinya ke sungai untuk mengambil guci-guci tersebut.

Pohon cinta di Pulau Kemaro (IndonesiaKaya)

Melihat suaminya yang tidak muncul ke permukaan, Siti Fatimah lalu ikut menceburkan dirinya ke sungai. Namun naas, keduanya tidak muncul ke permukaan. Oleh karena itu, masyarakat sekitar masih sering datang ke Pulau Kemaro untuk mengenang suami istri tersebut.

Pohon cinta di Pulau Kemaro (ClubPokerBola)

Jadi kapan kalian ajak pasanganmu datang ke Pulau Kemaro dan menuliskan nama kamu?

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.8kFans
345Followers
705kSubscribers
90.2kFollowers