Cerita Pilu di Balik Kampung Vietnam

0

Beepdo.com, JakartaKampung Vietnam Batam merupakan sebuah bekas perkampungan yang dulunya pernah dihuni oleh mayoritas orang Vietnam asli. Mereka menempati areal seluar 80 hektar itu sebagai pengungsi dikarenakan perang saudara.

Para pengungsi Vietnam itu berlayar menggunakan perahu tongkang yang berisikan banyak pengungsi hingga melebihi kapasitas perahu. Banyaknya pengungsi asal Vietnam itu membuat permasalahan baru yang timbul di antara negara-negara ASEAN kala itu yakni Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand. Hal tersebut membuat PBB turun tangan dengan menerjunkan tim dari UNHCR untuk berunding, di mana hasil akhirnya pengungsi Vietnam itu ditempatkan di sebuah Pulau bernama Pulau Galang.

Kampung Vietnam (KabarWisata)

Dengan terbentuknya kampung pengungsian di Pulau Galang itu terkumpulah hingga 250 ribu jiwa pengungsi yang tinggal dan menetap di Pulau ini. pengungsian ini berlangsung dari tahun 1975 hingga tahun 1996. Area pengungsian tersebut dibuat sangat ekslusif dengan penjagaan yang dibuat oleh PBB, di mana tak sembarang orang bisa melakukan interaksi, hal tersebut juga dilakukan untuk mengurangi potensi menularnya penyakit Vietnam Rose yang kala itu tengah melanda para pengungsi tersebut. Setelah keadaan di Vietnam membaik, orang-orang ini sedikit demi sedikit dipulangkan kembali ke negara asalnya.

Kampung Vietnam di Pulau Galang Batam (Tantular)

Kini lokasi bekas pengungsian tersebut bak kampung ‘mati’. Karena sudah tak berpenghuni lagi. Namun masih anyak sekali peninggalan pengungsi yang masih dapat ditemukan hingga saat ini, antara lain bekas bekas rumah, museum, tempat ibadah, penjara, bahkan ada juga sebuah monumen yang dibangun oleh pengungsi pengungsi dari vietnam tersebut. Monumen ini diberi nama “Monumen Perahu”. Perahu tersebut dijadikan sebuah monumen karena dengan perahu itulah pengungsi Vietnam bisa sampai ke Indonesia.

Pada awal memasuki perkampungan ini, wisatawan akan disambut oleh sebuah Patung yang bernama “Patung Humanity”. Patung ini melambangkan “Kemanusiaan”. Kisah yang melatar-belakangi adanya patung tersebut adalah tragedi pemerkosaan seorang perempuan Vietnam yang dilakukan oleh sesama pengungsi pada waktu itu.

Kampung Vietnam di Pulau Galang Batam (SekilasPengalamanHidup)

Di Kampung Vietnam ini pula terdapat sebuah pemakaman yang terletak tidak jauh dari Patung Humanity. Makam ini dibuat khusus untuk tempat makam para pengungsi dari Vietnam. Dan kurang lebih ada sekitar 500 orang Vietnam yang telah dimakamkan di tempat ini. Hingga saat ini makam ini masih sering dikunjungi oleh warga negara Vietnam yang keluarganya dimakamkan di tempat tersebut.

Salah satu tempat ibadah orang Vietnam di Kampung Vietnam, Batam (KabarWisata)

Ternyata Para Pengungsi Vietnam ini memeluk berbagai macam agama, ada sebagian dari mereka yang memeluk agama Budha, ada sebagian yang Kristen, Katolik, bahkan ada juga yang Muslim. Tak heran jika di Kampung Vietnam Batam terdapat banyak sekali bekas tempat Ibadah yang bermacam macam. Hingga saat ini, bekas tempat ibadah tersebut masih ada. Setiap wisatawan yang berkunjung ke Kampung Vietnam Batam akan menjumpai Vihara, Gereja, dan Musholla.

Sisi lain dari Kampung Vietnam ini adalah banyak sekali kejadian-kejadian mistis yang di alami oleh wisatawan yang berkunjung ke sini. Konon katanya, banyak orang yang menjumpai dan mengalami hal hal aneh, mulai dari penampakan sosok mahkluk halus dan kejadian kejadian aneh lain nya, terutama ketika berkunjung pada malam hari.

Patung Buddha Tidur di Camp Vietnam, Batam (WhatAWonderfulLife)

Ada satu mitos yang paling ditakuti dari tempat ini, yaitu larangan untuk mengambil buah mengkudu yang ada di tempat tersebut. Pernah suatu ketika ada rombongan wisatawan yang salah satu diantaranya mengambil dan berniat membawa pulang buah mengkudu tersebut. Mulai dari keluar pintu gerbang Kampung Vietnam tersebut hingga tiba dirumah, wisatawan yang mengambil buah mengkudu tersebut mengalami berbagai hal-hal yang sangat aneh, mulai dari peristiwa mobil yang setirnya tiba-tiba tidak bisa dikendalikan, hingga merasa kebingungan ketika sampai dirumah.

Komplek pemakaman di kampung Vietnam (BatamNews)

Kampung Vietnam Batam terletak di Pulau Balang, Kepulauan Riau, tepatnya berada di ujung selatan Kota batam dan berjarak kurang lebih 50 km dari pusat kota. Untuk menuju ke Kampung Vietnam ini, ada dua transportasi yang dapat digunakan, yaitu kendaraan pribadi dan Ojek. Apabila memilih untuk naik ojek, biaya yang dikeluarkan adalah sekitar 200 ribu per orang nya (Pulang Pergi).

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers