Perairan Nusa Penida Bali, Penuh Sampah

1

Beepdo.com, Jakarta – Sampah mengepung perairan Nusa Penida, Bali. Kabar itu tersebar di media sosial berupa video yang diupload oleh seorang penyelam Inggris, Rich Horner.

Dalam video yang disebar lewat internet, Rich tampak berenang dan menyelam dengan ditemani oleh sampah-sampah plastik. Bahkan pada satu bagian, ia berenang di bawah sampah-sampah yang terapung.

Sampah plastik di perairan Bali (TimesIndonesia)

“Saya pikir sampah-sampah ini berasal dari Indonesia. Tapi dengan banyaknya arus yang melintas di perairan ini, bisa saja sampah ini berasal dari utara, yakni Asia Tenggara,” kata Rich.

Pemerintah setempat mengatakan, sampah organik dan anorganik itu tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Klungkung, baik daratan maupun kepulauan Nusa Penida. Sampah ini juga kiriman dari daerah lain.
Keterbatasan peralatan dan petugas menjadi penyebab sulinya menangani sampah-sampah ini. Selama ini, langkah yang diambil baru sebatas pembersihan di kawasan pesisir dengan melibatkan masyarakat maupun pelaku pariwisata.

Kepala UPT Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, Komang Kariawan menyampaikan kepungan sampah di perairan The Blue Paradise Island itu rutin terjadi setiap tahun, bertepatan dengan musim hujan dan gelombang pasang, salah satunya di Manta Point. Ia pun mengakui penanganannnya sulit dilakukan, bahkan bisa dikatakan kewalahan.

sampah di laut Bali (Detik)

“Biasanya banyak Maret dan Agustus. Untuk pembersihan, di pesisir berjalan setiap hari. Yang di laut, hanya sewaktu-waktu saja dengan cara manual. Petugas khusus penanganan tidak ada. Sampah ini banyak kiriman,” jelasnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, menyampaikan rasa sedihnya melihat kondisi laut yang dipenuhi sampah plastik tersebut. Susi kembali menekankan pesan yang selalu diulang-ulang untuk seluruh masyarakat agar tidak membuang sampah ke laut.

“Kita harus menjadikan laut sebagai beranda depan rumah, bukan di belakang. Ini bukan yang pertama kali,” tegasnya.

Sampah di lau Bali (Akurat)

Sekedar informasi, sampah plastik yang ada di lautan saat ini sudah pada taraf mencemaskan dengan perkirakan setidaknya delapan juta ton sampah plastik mengalir ke laut setiap tahunnya di seluruh dunia. Jumlah plastik di lautan itu bisa menutupi area seluas 700.000 hingga 15 juta kilometer persegi. Bahkan penelitian Our Ocean 2017, memperlihatkan jumlah sampah mikro plastik sudah melebihi jumlah plankton yakni hingga 6:1.

Penyelam Inggris Temukan Banyak Sampah Plastik Mengambang di Perairan Nusa Penida (Okezone)

Kebiasaan membuang sampah ke laut, terutama sampah plastik menjadi ancaman serius terhadap terumbu karang dan ikan. Jadi jangan buang sampah sembarangan ya, guys. Sayang kan, kalau Perairan Nusa Penida, Klungkung, Bali yang cantik ini tercemari.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Tampilkan Komentar (1)
19.8kFans
345Followers
708kSubscribers
90.2kFollowers