Dari Negara Inilah, Ikan Makarel Itu Banyak Diimpor

0

Beepdo.com, Jakarta – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepulauan Riau telah melakukan pengujian terhadap 541 sampel ikan makarel kaleng yang terdiri dari 66 merek. Hasil pengujian menunjukkan, ada 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri positif mengandung parasit cacing. Ia juga menjelaskan, meski 11 merek makarel tersebut terdaftar sebagai produk dalam negeri, tetapi bahan bakunya juga berasal dari impor.

Pertanyaanya, Indonesia mengimpor ikan makarel dari negara mana saja?

Merek ikan makarel yang mengandung cacing Anisakis sp. (AnekaInfoUnik)

Produk ikan makarel memang penyumbang cukup besar pada impor produk perikanan, tercatat kontribusinya sebesar 19,52 persen dari total produk perikanan. Pada 2017, komoditas ini berada pada urutan kedua setelah tepung ikan-pellet yang memiliki nilai impor sebesar $116,29 juta. Tingginya kontribusi makarel karena penggunaan komoditas ini sebagai bahan baku pemindangan dan industri pengalengan yang sebagian digunakan untuk ekspor.

Berdasarkan data Comtrade untuk kode HS yang sama dengan BPS, Cina mengambil porsi sebesar 65,08 persen atau setara dengan $32,1 juta, terhadap impor produk makarel. Komoditas makarel yang paling banyak di impor dari Cina adalah jenis scomber scombrus, scomber australasicus dan scomber japonicus beku atau yang memiliki kode HS 030354. Tercatat, nilainya impornya sebesar $31,03 juta pada 2016.

Ikan makarel mengandung cacing. (MediaKonsumen)

Negara kedua terbesar adalah Jepang dengan nilai impor ikan makarel Indonesia sebesar $10,68 juta atau setara dengan 21,66 persen terhadap total impor ikan makarel. Selanjutnya, Norwegia 9,11 persen dan Malaysia 2,43 persen. Selebihnya adalah negara lain yang hanya berkontribusi sebesar 1,72 persen.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Berikan Komentar
19.8kFans
344Followers
705kSubscribers
90.2kFollowers