Deretan Selebriti yang Memberikan Kritik untuk Puisi Ibu Indonesia Karya Sukmawati

0

Beepdo.com – Puisi Ibu Indonesia karya Sukmawati Soekarnoputri terus menuai perdebatan, karena isinya yang menyudutkan umat beragama. Puisi tersebut berisi sindiran terhadap umat muslim. Dalam puisinya, putri Bung Karno itu melecehkan Syariat Islam, Sukma menyinggung tentang hijab, cadar dan suara adzan.

Puisi Ibu Indonesia, ditulis dan dibacakan langsung oleh Sukmawati di ajang Indonesia Fashion Week 2018 ini pun, menuai banyak reaksi dari berbagai kalangan, termasuk para selebriti tanah air. Selebriti ini merasa kecewa terhadap puisi Ibu Indonesia, karya Sukmawati Soekarnoputri.

Berikut ini tanggapan selebriti Indonesia soal puisi “Ibu Indonesia” milik Sukmawati.

1. Arie Untung

Suara adzan lebih rendah dari kidung, menunjukkan orang tersebut sangat tidak Pancasilais, kecaman keras dari Arie Untung untuk Sukmawati yang melecehkan suara adzan. “Inilah adzan kumandang cinta dari Allah untuk hamba-hamba tersayang. Seperti orang yang lagi jatuh cinta dapet telfon dari kekasih untuk denger curhatannya.” sedikit kutipan dari tulisan Ari di akun instagramnya (3/4).

View this post on Instagram

INILAH #ADZAN kumandang cinta dr Allah utk hamba2 tersayang.spt org yg lg jatuh cinta, dpt “telfon” dr kekasihnya. Utk denger curhatannya. Adzan adlh Pertautan Cinta muslim dng Tuhannya,(bahkan bayi di Adzankan bkn di kidung kan 😜).Ada yg gasuka Adzan?lumrah kok, mkn beda keyakinan atau “atheis?”, dimuslimpun sama, namun kmi diajarkan agama utk “berlaku adil” menghormati & ga ganggu saudaranya merayakan peribadatan apalagi menghina mrk, dan jg tdk ikut2an upacaranya, muslim menjaga itu. Tapi jika diacara resmi dikatakan Adzan kami lbh rendah dr kidung? 👏 ha3x you showed us what a low mindset is, dr arah mana memandangnya? Toleransi? Justru anda menunjukan kalau anda sngt tdk pancasilais, Temen2 IG saya yg non muslim aja baik2 aja tuh, gaada yg pernah terganggu sm adzan, apakah mkn ini yg dimaksud dng revolusi daya fikir? Jauh dr akidah kasih sayang dan saling menghargai? Sing waras ngalah sbntr deh.Tetaplah bersabar saudara2ku, adapun pihak2 yg “menguji kesabaran” kita senyumin aja, Sy ingat sebuah uraian “Jika org fasik tidak mampu lagi menunjukan kebaikan yg dibalut kepalsuan, yg tersisa hanya tinggal menyombongkan kebodohannya” Lagi2 Alhamdulillah hal ini memudahkan para pecinta Allah menentukan sikap, dari golongan mana datangnya org2 tersebut. Menghina “pertautan Cinta” kita sama Allah adalah sebuah kesalahan. Tindakan dng sengaja mempertontonkan sikap intoleran merendahkan keyakinan suatu agama, it’s way too far from cool, what was on her mind? Is it nothing?, baru tau sy isi daya fikir kadang tidak berbanding lurus dengan usia lho 😜 Saudara2ku,orgnya itu2 jg, gausah di bales. tunjukan kita beda sm mrk, kita ngga menghina mrk yg tak henti2nya menyakiti keyakinan kita dan sengaja “memancing” kemarahan agar mudah menuding kita dengan kata2 “anarkis dan intoleran”, sabar aja deh, byk fihak yg tadinya berlawanan mulai sadar akn hal ini kok. Bertambah lagi deh ukhuwah kita tanpa perlu kita tarik2an urat,. keep calm and wait for another blunder, kita hidup cukup dng tunjukan akhlak yg baik. “rahmatan lil alamin”. Aja, sisanya terserah Allah aja.. “Mereka membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipudaya” 3:54

A post shared by Arie Untung (@ariekuntung) on

 

2. Ingrid Kansil

Aktris senior Ingrid Kansil ikut memberikan tanggapan. Dengan memposting foto saat dirinya mengenakan cadar dihadapan Ka’bah. Untuk foto tersebut ia menuliskan caption yang isinya merupakan postingan ulang dari tulisan Ustad Felix Siauw “Kamu Tak Tahu Syariat.”

View this post on Instagram

Felix Siauw: “Kamu Tak Tahu Syariat” Kalau engkau tak tahu syariat Islam, seharusnya engkau belajar bukan berpuisi, harusnya bertanya bukan malah merangkai kata tanpa arti Bila engkau mau mengkaji, engkau akan memahami bahwa hijab itu bukan hanya pembungkus wujud, tapi bagian ketaatan, sebagaimana saat engkau ruku dan sujud Engkau juga akan mengerti, bahwa membandingkan KONDE dan CADAR itu perkara menggelikan, sebab yang satu ingin terjaga, yang lain malah mengumbar Kalau engkau tak tahu syariat Islam, hal paling pintar yang engkau lakukan adalah diam. Sebab bicara tanpa ilmu itu menyesatkan, berjalan tanpa pelita di gelap malam Pastinya juga engkau tak tahu bahwa negeri ini dibangkitkan darah perlawanannya oleh kalimat takbir, yang enam kali dilantangkan dalam azan yang engkau tuduh tak lebih merdu dibanding kidung ibu Tanpa Islam tak ada artinya Indonesia, maka dimulakan negeri ini dengan "Atas berkat rahmat Allah". Islam adalah ruh Indonesia, nyawa Indonesia Takkan berdaya wanita Indonesia tanpa Islam, yang telah menuntun mereka dari gelapnya penjajahan menuju cahaya kemerdekaan. Dari sekeder pelengkap jadi tiang peradaban Dan kini aku menggugat dirimu, mempertanyakan dirimu, siapa kamu sebenarnya? Mengapa cadar dan azan begitu mengganggu dirimu, membuat engkau resah? Yang kutahu, hanya penjajah yang begitu Tak paham konde, tak mampu berkidung, tak jadi masalah. Tapi tak tahu syariat mana bisa taat? Tak Indonesia tetap bisa menghuni surga, tak Islam maka tak ada lagi penolong di satu masa yang tak ada keraguan di dalamnya Kalau engkau tak tahu syariat. Mari sini ikut melingkar dan merapat. Akan aku sampaikan biar engkau pahami, bagi mereka yang beriman, tak ada yang lebih penting dari Allah dan Rasul-Nya #selfreminder #ingridkansil

A post shared by INGRID KANSIL (@ingrid_kansil) on

3. Umi Pipik

Umi Pipik memberikan kritik untuk puisi Ibu Indonesia karya sukmawati dengan karya tulis puisi juga.Dalam puisinya, istri alhmarhum Uje ini nampak mengecam kata-kata dalam puisi tersebut, yang menyinggung soal pakain wanita muslimah dan suara adzan.

Umi Pipik kecewa dengan puisi Ibu Indonesia yang menghina Syariat Islam. (instagram @_umi_pipik_)

4. Asma Nadia

Novelis ternama, Asma Nadia mengatakan bahwa puisi Ibu Indonesia tidak laya disebut sebagai karya tulis puisi. “Secara estetika aku merasa itu bukan puisi. Atay kalau ada yang maksa itu puisi, bukan puisi yang bagus.” Ucap Asma Nadia (4/4) dikutip dari detik.com.

Bagi Asma Nadia “Ibu Indonesia” bukan sebuah karya tulis puisi. (kumparan.com)

5. Kartika Putri

Dalam postingan di akun instagramnya , Kartika Putri menyarankan Ibu Sukmawati Soekarno untuk diam. “Jika tidak tahu akan Syariat Islam lebih baik mencari tahu atau jauh lebih diam saya rasa itu lebih bijak.” tulis Karput (3/4).

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.8kFans
345Followers
705kSubscribers
90.2kFollowers