Fakta Persidangan, Jennifer Dunn ‘Make’ di Kamar Mandi

0

Beepdo.com, JakartaJennifer Dunn menjalani sidang perdana terkait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (5/4). Sidang perdana Jennifer digelar dengan agenda pembacaan dakwaan. Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jennifer diketahui membuka sabu di kamar mandi rumahnya.

Wanita yang akrab disapa Jedun itu menempatkan sabu-sabunya dalam sebuah bungkus rokok dan membukanya di kamar mandi. “Terdakwa pulang ke rumahnya di Jalan Bangka, Mampang Prapatan, dan selanjutnya terdakwa menuju ke kamar mandi dan membuka sabu di dalam bekas bungkus rokok U Mild,” ujar Jaksa Nova Puspitasari di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (5/4).

Jennifer Dunn sempat komplain karena jumlah barang tidak sesuai pesanan. (kumparan.com)

Nova mengatakan, Jedun sempat komplain lantaran jumlah barang tidak sesuai dengan yang ia pesan. Itu sebabnya, Jedun langsung meminta sisanya. “Atas hal tersebut terdakwa menghubungi saksi dengan maksud memprotes kepada saksi agar memberikan sisanya sesuai dengan jumlah yang dipesan oleh terdakwa sebanyak 0,5 gram,” ucap Nova, di dalam persidangan.

Kekasih gelap Faisal Haris ini didakwa oleh JPU dengan pasal berlapis. Jedun dijerat dengan tiga pasal sekaligus. Jennifer didakwa melanggar pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1), dan pasal 127 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dari hasil pembacaan dakwaan, Jennifer Dunn terancam hukuman kurungan maksimal 20 tahun penjara “Pasal 114 itu ancaman hukuman maksimal 20 tahun, pasal 112 ancaman hukuman maksimal 18 tahun, dan pasal 127 ancaman hukuman maksimal lima tahun,” ucap Jaksa Nova Puspitasari.

Meski terancam hukuman kurungan 20 tahun penjara, pihak Jennifer tidak memberikan bantahan sedikit pun atas isi dakwaan tersebut. Karena dalam dakwaan itu, Jedun juga mendapatkan rekomendasi untuk direhabilitasi.

Jennifer Dunn
Jennifer Dunn direkomendasikan untuk jalani rehabilitasi. (kumparan.com)

Hal ini berdasar pada proses assessment dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Jakarta Selatan. Karena dari hasil pemeriksaan, Jennifer Dunn terbukti tidak terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. “Terdakwa Jennifer Dunn direkomendasikan dapat mengikuti rehabilitasi guna mendapatkan pengobatan dan perawatan dalam rangka pemulihan baik secara medis maupun sosial di lembaga rehabilitasi yang ditunjuk oleh pemerintah,” tutur Jaksa Nova Puspitasari.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.8kFans
345Followers
705kSubscribers
90.2kFollowers