Usai Demo, Murid SMAN 2 Malang Menghapus Berbagai Coretan di Jalanan

0

Beepdo.com, Jakarta Tak memilih belajar di dalam kelas, murid-murid SMAN 2 Malang memilih untuk berunjuk rasa besar-besaran pada Kamis (5/4/2018). Inilah sebuah puncak kekesalan mereka terhadap kepala sekolah yang barnama Dwi Retno.

Para murid menganggap kalau kepala sekolah yang sudah menjabat selama tiga tahun tersebut terlalu kasar memperlakukan siswa, bahkan ia juga suka memarahi guru di depan muridnya. Bahkan Dwi Retno sering memanggil murid-murid SMAN 2 Malang dengan sebutan ‘anak setan atau anak miskin’.

Sesuai amanah yang diberikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Retno ditarik ke cabang Dinas Pendidikan setempat. Jabatannya akan diisi pelaksana tugas (plt). Langkah ini diambil karena proses belajar mengajar harus tetap berjalan. Apalagi dalam waktu dekat siswa kelas 12 akan ujian.

Usai Demo, Murid SMAN 2 Malang Menghapus Berbagai Coretan di Jalanan. (Foto: Liputan6.com)

 

Sementara itu usai berdemo siswa SMAN 2 Malang sibuk membersihkan coret-coretan yang dilakukan sebagai aksi protes terhadap kepala sekolah yang mereka nilai sangat arogan.
Dengan menggunakan alat sederhana dan thiner, murid-murid SMAN 2 Malang berjongkok di Jalan Laksamana Martadinata, depan SMAN 2 Kota Malang untuk menghapus coretan dari cat semprot berisi kalimat protes untuk unjuk rasa.

“Coretan itu kami buat malam hari sebelum unjuk rasa. Sekarang, dihapus atas kesadaran sendiri ketika selesai demonstrasi,” kata Bagas di Malang, Kamis (5/4/2018), seperti dilansir dari Liputan6.com, Jumat (6/4/2018).

Siswa SMAN 2 Malang kini sangat bergembira dengan pencopotan Roro Dwi Retno sebagai kepala sekolah. Karena selama ini, Retno dinilai bermasalah.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
347Followers
704kSubscribers
90.2kFollowers