Penting! Ternyata Begini Aturan Pemakaian Sumpit

0

Beepdo.com, Jakarta – Bagi bukan orang Jepang pun menggunakan sumpit memang susah pada awalnya. Akan tetapi, lama-kelamaan jika menggunakannya dengan perasaan pasti akan terbiasa. Jika sudah mahir Anda pun, jadi tidak kesulitan untuk menyantap hidangan khas negeri Sakura yang lezat itu, kan?

Selanjutnya, kami akan memberi tahu aturan-aturan dalam penggunaan sumpit. Ketika makan bersama orang lain, hindari hal-hal yang akan memberi kesan jelek dan tidak sopan kepada partner kita. Berikut adalah poin-poin yang perlu diperhatikan dalam penggunaan sumpit.

1. Sashi-bashi

Sashi-bashi (tsunaguJapan)

Sashi-bashi artinya menusuk makanan dengan sumpit, seperti tombak. Terkadang tanpa sengaja kita menusuk makanan yang teksturnya bulat, licin, dan sulit diambil seperti kentang dan sebagainya. Di Jepang, jika Anda melakukan ini maka akan dianggap sebagai perbuatan yang tercela. Terlebih lagi jika menusuk dengan kuat, makanannya mungkin akan terpental keluar piring. Jika makanannya jatuh ke meja makan, mereka akan menganggapnya tidak higienis lagi.

2. Yose-bashi

Yose-bashi (Japan)

Yose-bashi artinya memindahkan mangkuk dengan cara menariknya dengan sumpit. Menggeser mangkuk dengan sumpit memang praktis, tetapi lebih baik kita menggesernya dengan tangan untuk menghargai makanan tersebut.

3. Watashi-bashi

Watashi-bashi (Japan)

Menaruh sumpit melintang di atas piring atau mangkuk disebut dengan watashi-bashi. Anda akan dikira telah “selesai makan” jika melakukan ini. Oleh karena itu, jika Anda melakukannya tiba-tiba, mereka bisa beranggapan bahwa makanan itu tidak enak sehingga Anda tidak menghabiskannya. Taruhlah sumpit di tatakan sumpit yang telah disediakan. Meskipun begitu, terkadang masih ada juga tempat makan Jepang yang tidak menyediakan tatakan sumpit. Untuk menghindari watashi-bashi, Anda bisa menaikkan ujung sumpit dan menyandarkannya ke mangkuk atau piring.

4. Neburi-bashi

Neburi-bashi (IkidaneNippon)

Di beberapa daerah Kansai seperti Osaka dan Kyoto menjilat (nameru) disebut juga dengan “neburi”. Maka neburi-bashi artinya adalah “menjilat sumpit”. Maksudnya yaitu ketika kita menjilat sumpit tanpa ada makanan yang dijepit atau ketika ada makanan yang menempel di sisinya. Melakukan neburi-bashi sangat tidak sopan dan wajib dihindari.

5. Hashi-watashi

Hashi-watashi (KKday)

Hashi-watashi artinya mengoper makanan dari sumpit ke sumpit dengan teman Anda. Cara ini mirip dengan cara mengambil tulang mayat pada kremasi. Oleh karena itu, tindakan ini dianggap tidak pantas dilakukan di meja makan. Jika Anda ingin mengoper makanan ke teman, sebaiknya Anda tinggal menaruh makanan itu di atas piring dan biarkan teman Anda mengambilnya sendiri.

Bagaimana… bermanfaat, kan? Kita semua pasti tahu peribahasa “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”. Maka dari itu, jika kita mengikuti aturan di suatu negeri atau daerah, kita bisa lebih menyatu dengan budaya serta suasana di tempat itu. Selamat mencicipi makanan Jepang dengan menggunakan sumpit secara benar, ya guys.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
346Followers
701kSubscribers
90.2kFollowers