Tidak Dipenjara, Fachri Albar Kembali Jalani Rehabilitasi di RSKO Cibubur

0

Beepdo.com – Berkas perkara kasus dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjerat Fachri Albar, sudah dinyatakan lengkap oleh Polres Jakarta Selatan. Fachri berserta barang bukti sudah dilimpahkan ke Kejakasaan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (19/4) siang. Setelah diperiksa oleh pihak kejaksaan, akhirnya Fachri tidak di penjara dan diputuskan untuk kembali melanjutkan detoksifikasi, di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur.

Suami dari Renata Kusmanto ini memang tidak dititipkan di rumah tahanan, meski berkasnya telah resmi dilimpahkan ke Kejaksaan. Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Ramel Jesaja, mengungkapkan alasannya mengapa Fachri akan tetap menjalani detoksifikasi.

Fachri Albar
Tidak dipenjara, Fachri Albar akan kembali jalani detoksifikasi. (liputan6.com)

Raimel menuturkan, “Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, disimpulkan hasil asessment bahwa yang bersangkutan telah salah menggunakan narkotika sebagai pengguna” tuturnya (19/4), dikutip dari okezone.com.

“Di mana yang bersangkutan sebagai pengguna, pada hari ini sudah dilanjutkan penahanannya direhabilitasi di RSKO di Cibubur. Di mana yang bersangkutan telah dilakukan proses dari awal sejak penyidikan, direhabilitasi di tempat tersebut,” lanjutnya.

Raimel menambahkan, Fachri akan tetap berada di RSKO, sambil menunggu jadwal persidangan. “Kita akan limpahkan perkara untuk disidangkan. Sesegera mungkin. Ini masih jalani proses di kejaksaan. Hari ini baru resmi diserahkan, Untuk selanjutnya kami akan segera melakukan penuntutan melimpahkan perkara ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan” tandasnya.

Fachri akhirnya dibawa keluar oleh petugas Kejaksaan pada pukul 14.40 WIB, untuk diantar kembali ke RSKO bersama kuasa hukumnya. Wajahnya terlihat begitu semringah, ia nampak senang dengan keputusan tersebut.

Fachri Albar
Fachri Albar akan kembali ke RSKO Cibubur, Jakarta Timur. (liputan6.com)

Fachri Albar ditangkap dikediamannya pada 14 Februari lalu. Ketika ditangkap, Fachri kedapatan memiliki satu paket sabu seberat 0,8 gram, 13 butir Dumolid, alat isap sabu berupa bong, dan puntung ganja bekas pakai. Akibat menggunakan narkoba, Fachri dikenakan Pasal 111, 127, 112 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
347Followers
701kSubscribers
90.2kFollowers