Berkenalan Dengan Desa Sade

0

Beepdo.com, JakartaDesa Sade adalah salah satu dusun di desa Rembitan, Pujut, Lombok Tengah. Dusun ini dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di telinga wisatawan yang datang ke Lombok. Karena itu, Dinas Pariwisata setempat menjadikan Sade sebagai desa wisata.

Di sini, Anda bisa melihat rumah-rumah tradisional yang masih menggunakan tiang kayu untuk penyangga, alang-alang kering yang dijadikan atap, dan dinding bambu. Rumah tersebut ditinggali oleh orang asli Desa Sade yang masih satu keturunan karena mereka melakukan perkawinan antar saudara. Rumah di Desa Sade berbentuk persegi, tidak berjendela, dan hanya memiliki satu pintu. Atap rumah di sini masih menggunakan jerami yang sudah dikeringkan dan biasanya jerami tesebut bertahan selama 5 bulan, kemudian setelah lima bulan, penduduk akan menggantinya dengan jerami yang baru.

Desa Sade, Lombok (Stayhello)

Ruangan di rumah tradisional suku sasak terdiri dari dua sampai tiga ruangan. Pada bagian paling atas, ruangan ini diperuntukan untuk seorang gadis saja dan di sebelahnya terdapat dapur. Dapur di sini masih menggunakan tungku dan kayu bakar untuk memasak. Di ruangan yang kedua biasanya ditempati oleh orang tua dan anak laki-laki.

Dulunya ketika membangun rumah, masyarakat Suku Sasak menggunakan kotoran kerbau untuk melekatkan batu. Bahkan sampai sekarang pun, mereka masih menggunakan kotoran sapi atau kerbau untuk mengepel rumah mereka. Memang terdengar aneh ketika pertama kali mendengarnya, namun anehnya saat kamu masuk ke dalam rumah, tidak tercium bau kotoran apapun.

Desa Sade, Lombok (PenelehNews)

Salah satu mata pencaharian warga desa adalah menjual kain tenun yang dibuat secara tradisional yang dimulai dari memintal kapas kering untuk dijadikan benang kemudian mewarnai benang tersebut dengan bahan-bahan alami. Anda dapat membeli kain tenun yang sudah jadi dan belajar untuk membuat kain tenun menggunakan alat-alat tradisional.

Desa Sade, Lombok (LombokWanderTourAndTravel)

Desa Sade berjarak 30 Km dari Kota Mataram dan tempatnya sangat mudah ditemukan karena tepat berada di pinggir jalan raya Praya – Kuta. Tiba di perkampungan Suku Sasak ini, kita langsung dijamu oleh lokal tour guide. Mereka akan menjelaskan secara rinci tentang sejarah suku sasak. Untuk dapat menikmati suasana perkampungan suku asli ini, pengunjung hanya membayar uang sumbangan seikhlasnya untuk masyarakat suku sasak.

Desa Sade, Lombok (Dariwulandari)

Mengunjungi perkampungan Suku Sasak di Desa Sade memberikan pengalaman yang berharga untuk kita agar mencintai dan melestarikan kebudayaan ini. Selamat berpetualang!

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
346Followers
701kSubscribers
90.2kFollowers