wild hookup app best free hookup sites in canada free gay hookup sites sex position roulette app

Ritual Seks di Makam Roro Mendut Demi Sebuah Kekayaan

0

Beepdo.com, Jakarta – Salah satu wisata yang tak lazim adalah wisata seks. Namun, di tempat ini bukan sembarang orang melakukan perbuatan tidak senonoh itu. Bukan soal kepuasaan birahi, tapi untuk mencapai puncak kesuksesan dengan cara instan. Salah satu tempat yang dijadikan untuk melakukan ritual itu adalah Makam Roro Mendut.

Makam yang berbentuk rumah kecil berukuran sekitar empat kali lima meter yang di dalamnya terdapat nisan dari kayu sebagai penanda makam Roro Mendut dan kekasih sejatinya Pronocitro kekasih yang terbunuh oleh Wiroguno menjadi tempat ritual seks itu dilangsungkan. Roro Mendut adalah sosok perempuan yang sangat cantik yang hidup di zaman Sultan Agung di sebuah pesisir pantai Kadipaten yang saat ini kita kenal sebagai kabupaten Pati, Jawa Timur.

Makam Roro Mendut di Pati, Jawa Timur (SangPencerah)

Tertulis dalam kisah jawa kuno kecantikan Roro Mendut telah banyak memikat para pria disekitarnya. Semua orang dibuat terpesona oleh kecantikan wajahnya mulai dari Adipati Pragola seorang penguasa Kadipaten Pati, Tumenggung Wiroguno, sampai panglima perang yaitu Sultan Agung yang berkuasa di sebuah kerajaan Mataram.

Kisah cintanya pun tak berhenti sampai di lingkup orang besar saja. Roro Mendut memastikan pilihannya bukan berdasarkan kekuasaan yang dimiliki pria yang kala itu mengejarnya yaitu Tumenggung Wiroguno. Roro Mendut menolaknya dan memilih seorang biasa bernama Pronocitro yang hanya bekerja sebagai penjaga kuda prajurit. Roro Mendut tak sungkan menunjukkan cintanya pada Pronocitro yang dipilihnya.

Nisan Roro Mendut (EarthofSpirit)

Wiroguno pun sempat mengupayakan agar Roro Mendut kesusahan dengan diadakannya pajak, yang membuat Roro Mendut memutar otak dan menjadi penjual rokok dengan rekatan menggunakan jilatannya. Usahanya laku keras di kalangan pria kala itu, dan membantunya menghadapi masalah pajak dengan Wiroguno. Inilah yang menjadi alasan orang berdatangan dan meminta kesuksesan di makam Roro Mendut.

Amarah yang akhirnya menghampiri Wiroguno yang dibakar api cemburu ketika melihat Roro Mendut dan Pronocitro sedang berduaan. Kemudian Roro Mendut dan Pronocitro berakhir dengan keris yang ditancapkan oleh Wiroguno. Dengan saling berpelukan Roro dan Pronocitro dimakamkan dalam satu liang kubur.

Sekarang makam itu pun dikenal dengan sebutan makam Roro Mendut. Sayangnya makam itu kini menjadi tak terawat dan banyak disalah gunakan oleh penduduk dan orang yang datang kesana dengan meminta pesugihan dengan harapan meminta penglaris untuk membantu bisnis berjualannya. Lebih parahnya lagi ritual pesugihan itu dilakukan dengan proses yang tidak senonoh. Proses ritual dengan melakukan hubungan sex sambil mengitari makam Roro Mendut, dipercaya akan membuat permintaan pesugihannya dikabulkan. Ritual ini dilakukan sebagai tanda bersatunya jiwa antara dua jenis manusia. Ritual ini dilakukan sebagai akhir ritual pesugihan.

Makam Roro Mendut di Pati, Jawa Timur (Majalahq)

Maka tak jarang setiap orang yang datang akan membawa pasangannya untuk mencapai ritual dibagian akhir sebagai penutup. Setiap malam Jumat kliwon atau malam Selasa kliwon selalu banyak pengunjung yang datang karena diyakini akan melancarkan proses ritual dan terkabulnya permintaan.

Kini, makam tersebut sudah tidak lagi digunakan ziarah sejak para tokoh Muhammadiyah kerap memberikan pengajian dan memperingatkan warga bahwa hal tersebut bertentangan dengan agama Islam. Sejak itu kemudian warga perlahan-lahan menutup makam tersebut dan juru kuncinya pun tidak lagi ada.

Pesugihan adalah upaya mencari rezeki melimpah secara cepat melalui jalan berbagai ritual gaib. Penting! Cara-cara seperti itu adalah bagian dari cara syetan, iblis yang ingin menyesatkan manusia ke dalam gelombang kenistaan dan material yang hanya sementara. Untuk mendapatkan kekayaan, kamu bisa kok meraihnya dengan cara yang halal.

Makam Roro Mendut dan kekasihnya Pronocitro (TribunNews)

Meski demikian, masih ada saja orang yang masih diam-diam mendatangi makam untuk ziarah. Meskipun, jalan untuk menuju Makam Roro Mendut sudah ditutup warga. Biasanya orang yang datang justru bukan warga sekitar, tapi dari tempat yang jauh.

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers