Jalan-jalan ke Gondang Winangoen, Pabrik Gula Berusia Ratusan Tahun

0

Beepdo.com, Jakarta – Klaten ternyata menyimpan banyak lokasi wisata yang tak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Bila kita hendak pergi ke arah Solo dari Jogja, kurang lebih di 4,5 km kita akan melewati sebuah bangunan kuno bekas Pabrik Gula yang sering disebut Gondang Winangoen. Dari bagian depan akan tampak pohon beringin yang usianya hampir ratusan tahun.

Nama dari Gondang Winangun sendiri diambil dari kawedanan yaitu nama dari pabrik tersebut. Kompleks pabrik gula ini terletak di Desa Gondang, Plawikan, Jogonalan, Klaten, Jawa Tengah. Jika kamu ingin hunting foto disini, parkirkan saja kendaraan di bawah pohon beringin yang besar karena di situlah tukang parkir akan mengawasi kendaraan kita. Setelah itu pengunjung diwajibkan membeli tiket sebesar Rp5.000 rupiah saja dan menuliskan nama pada buku pengunjung. Nah setelah resmi menjadi pengunjung, kita bebas berkelana mengelilingi bekas Pabrik Gula ini.

PG Gondang Baru, Klaten (Flickr)

Oh ya karena bangunannya yang terbilang sangat tua, komplek pabrik ini dijadikan lokasi syuting sebuah Film dengan judul “Soekarno” garapan dari sutradara Hanung Bramantyo juga loh.

Pabrik yang satu ini bisa dikatakan unik karena di dalamnya juga menyajikan sebuah peta perkebunan gula di Jawa Tengah yang juga dilengkapi dengan informasi mengenai pabrik gula yang masih beroperasi atau yang sudah berhenti. Beberapa peralatan sederhana yang berkaitan dengan proses pembuatan gula seperti pacul, sabit, timbangan, beragam peralatan mesin pengolahan tebu dan lain lain juga dipamerkan didalam gedung museum. Tak hanya itu saja, kamu juga bisa belajar bagaimana proses pembudidayaan tebu pada zaman dahulu hingga perkembangannya di zaman sekarang.

Museum Gula Klaten berdiri diatas tanah seluas sekitar 1.200 meter persegi. (MediaPromosiTempatWisata)

Salah satu peninggalan pabrik gula yang memiliki nilai unik tinggi yaitu lokomotif bernama Simbah. Lokomotif uap kuno hasil buatan Jerman di tahun 1818 ini diberi nama simbah karena usianya yang sangat tua dibanding dengan lokomotif lainnya. Pada jaman dahulu lokomotif tua ini bekerja mengangkut tebu dari Stasiun Srowot menuju Surabaya atau ke Semarang.

Kini pabrik Pabrik Gula Gondang Winangoen berganti nama menjadi pabrik gula Gondang Baru. Pabrik ini sebetulnya telah berdiri sejak 1860 oleh N.V Klatensche Cultuur Maats Chapij yang berkedudukan di Amsterdam Belanda. Pengelolanya dilaksanakan oleh N.V Mirandotte Voute dan Co yang berkedudukan di Semarang. Pada tahun 1930-1935 pabrik tidak berproduksi karena adanya krisis ekonomi.

Museum gula Gondang Winangun (WisataAmplasAlus).

Kemudian, pada tahun 1935-1942 pabrik beroperasi kembali dipimpin Boerman dan M.F Bremmers. Tahun 1942-1945 pabrik gula Gondang Winangoen dikuasai oleh Jepang yang dipimpin Nisiko dan Inogaki, tetapi pengelolanya dibantu oleh M.F Bremmers seorang dari Belanda. Ketika terjadi revormasi kemerdakaan tahun 1945, pabrik gula dikuasai bangsa Indonesia yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara (BPPGN) dan dipimpin oleh Doekoet (1945-1948).

Pada tahun 1948 terjadi agresi militer Belanda kedua sehingga pabrik tidak beroperasi. Tahun 1950 pabrik baru berproduksi kembali. Berdasarkan surat keputusan pemerintah Indonesia yang menetapkan bahwa semua perusahaan milik Belanda diambil alih oleh Pemerintah Republik Indonesia maka, pada bulan Desember 1957 Pabrik Gula Gondang Winangoen sepenuhnya menjadi milik Pemerintah Republik Indonesia yang pengelolanya diserahkan kepada PPN baru (Perusahaan Perkebunan Negara) unit Semarang yang dipimpin oleh R. Iman Soempono (1957-1960) dan nama Pabrik Gula Gondang Winangoen diganti menjadi Pabrik Gula Gondang Baru.

Ruangan Pabrik Gula Gondang Baru yang bisa digunakan untuk wisata penelitian. (DiasporaIqbal)

Dengan adanya peraturan Pemerintah No. 14 tahun 1968 tertanggal 13 April tahun 1968, yang menyatakan bahwa PPN Jawa Tengah V dibubarkan dan dibentuk PNP (Perusahaan Negara Perkebunan) XVI yang berkedudukan di Solo dan Pabrik Gula Gondang Baru masuk ke dalam PNP XVI. Seru banget kan gaes, selain dapat berfoto dengan loko tua kita juga menambah banyak pengetahuan tentang sejarah pabrik gula Gondang Winangoen yang satu ini.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers