28 Tahun Terbengkalai, Ini 5 Fakta Menarik Tentang Patung Garuda Wisnu Kencana

0

Beepdo.com, Jakarta – Kalau bicara soal perjalanan lika-liku kehidupan, tampaknya kita bisa belajar dari proses pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana, atau lebih sering dikenal sebagai patung GWK. Setelah berlangsung 28 tahun, patung ini akhirnya memasuki tahap upacara pasupati dan pemasangan mahkota.

Berikut fakta menarik tentang patung GWK:

1. Di awali dengan upacara ngrastiti dan pecaturan

Mahkota Patung GWK (YouTube)

Pemasangan mahkota Dewa Wisnu pada patung GWK, Minggu pagi (20/5) lalu, diawali dengan upacara “ngrastiti dan pecaruan” di pelataran patung yang “dipuput” atau dipimpin oleh empat “sulinggih” atau pendeta Hindu. Upacara ngrastiti dan pecaruan dipimpin oleh empat orang pedanda (pendeta Hindu) yang mewakili Siwa dan Buddha. Upacara ini dilakukan sebagai bagian dari permohonan agar penyelesaian GWK berlangsung lancar dan selesai tepat pada waktunya.

2. Lebih tinggi dari Liberty

Patung Garuda Wisnu Kencana (Kompas)

Patung raksasa berwujud Dewa Wisnu tengah mengendarai burung garuda itu dibuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton itu akan berdiri setinggi 75 meter dan lebar 60 meter. Jika diberdirikan di atas padasannya, patung itu akan menjulang setinggi 146 meter atau lebih tinggi dari Patung Liberty di New York, AS. Selain itu akan menjadi monumen tertinggi di dunia untuk kategori patung.

3. Makna patung

Patung Garuda Wisnu Kencana (FotoWisataIndonesia)

Patung GWK merupakan wujud Dewa Wisnu yang tengah mengendarai burung garuda. Bentuk ini dipilih karena disebutkan dalam kisah Garuda dan Kerajaannya. Naiknya Dewa Wisnu merupakan bentuk terima kasih dari si burung karena Wisnu telah menyelamatkan ibunya dari perbudakan. Wisnu dijadikan figur perwujudan modern kebudayaan dan tradisi kuno. Sementara garuda, burung raksasa lambang kebebasan dan pengabdian tanpa pamrih. Patung Garuda Wisnu Kencana sendiri didedikasikan sebagai simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung itu sekaligus diproyeksikan untuk mengikat tata ruang dengan jarak pandang hingga 20 km sehingga dapat dilihat dari Pantai Kuta, Sanur, Nusa Dua, hingga Tanah Lot.

4. Megaproyek ambisius

Komplek patung GWK (TempatWisataBali)

Proyek pembangunan patung GWK menelan biaya sebesar Rp450 miliar. Besarnya biaya pembangunan ini sejalan dengan kelengkapan fasilitas yang ada di sekitar area Patung Gwk. Salah satunya adalah Lotus Pond, satu ruang alami yang dikelilingi pilar-pilar batu cadas yang mampu menampung pengunjung hingga 7.500 orang. Lotus Pond sangat ideal dijadikan tempat pertunjukan berskala besar, seperti musik kolosal atau upacara tradisional serta gala dinner. Terdapat juga Amphitheatre, ruang pertunjukan terbuka dengan delapan ratus tempat duduk. Pendek kata, jika terlaksana, Taman Budaya GWK akan menjadi megaproyek pertama di bidang budaya dan pariwisata di Indonesia.

5. Berhenti pada 2000-an

GWK (Nulis)

Pembangunan patung ini sempat tidak berlanjut pada tahun 1998 akibat krisis moneter. Selain itu, berhentinya pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana pun didasari pula oleh kontroversi pemuka agama Hindu di Bali. Tak sedikit dari mereka merasa bahwa ukuran patung yang besar akan memengaruhi keseimbangan spiritual di Bali. Apalagi, patung ini pun rencananya tetap akan dijadikan tempat wisata. Di tengah halangan-halangan ini, dukungan pun terus bermunculan. Sebagian pemuka agama tidak sependapat dengan anggapan di atas. Sebaliknya, mereka justru mendukung proyek ini karena berpeluang meningkatkan kunjungan wisatawan. Maka, hingga hari, ini pembangunan terus berlanjut.

Hingga Mei 2018, pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana telah mencapai 70 persen dan berdasarkan pemasangan modul-modul GWK akan selesai pada Agustus 2018 mendatang. Semoga cepat selesai, ya guys dan menjadi kebanggan bangsa Indonesia.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
347Followers
701kSubscribers
90.2kFollowers