5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Aceh, Nomor 4 Bekas Kerajaan Hindu

0

Beepdo.com, Jakarta – Saat Anda berada di Aceh, banyak cara untuk mengusir kebosanan, yaitu mengisi dengan berbagai kegiatan atau ngabuburit tentu menjadi pilihan sebagian umat Islam menjelang berbuka. Banyak tempat indah dan menarik di Serambi Mekah ini yang bisa dijadikan lokasi ngabuburit.

Berikut beberapa tempat alternatif yang cocok dijadikan lokasi ngabuburit menjelang berbuka puasa.

1. Mesjid Raya Baiturrahman

Mesjid Raya Baiturrahman (KanalAceh)

Banyak kegiatan yang dapat diisi di sana menjelang berbuka puasa, baik kegiatan agama atau sekedar jalan-jalan. Apalagi setelah mesjid raya selesai direnovasi yang membuat pemandangan sangat indah di sore hari. Halaman yang luas ditutupi marmer indah ditambah 12 payung diatasnya membuat orang yang ngabuburit di mesjid kebanggaan orang Aceh itu semakin betah.

2. Blang Padang

Blang Padang (Banda484)

Letaknya dipusat kota, Blang Padang sangat cocok dijadikan tempat bersantai dan jalan-jalan mengisi ngabuburit anda. Menunggu berbuka puasa di Blang Padang tentu tidak akan membosankan, karena banyak kegiatan yang bisa diisi di sana. Selain itu, anda juga tidak perlu khawatir terhadap jajanan berbuka. Banyak pedagang kaki lima yang menjajakan berbagai aneka makan berbuka di sana. Ngabuburit di Blang Padang juga tidak akan membuat anda ketinggalan shalat magrib, karena tempatnya pun sangat dekat dengan Mesjid Raya Baiturrahman.

3. Pantai Ulee Lheu

Pantai Ulee Lheu (RRI)

Pantai Ulee Lhee juga tidak kalan menarik dijadikan lokasi ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa. Pemandangannya indah disore hari dan lokasinya pun tidak begitu jauh dari pusat kota. Anda bisa nonggrong di sepanjang jalan pinggir pantai di Ulee Lheu. Selain itu juga banyak pilihan menu berbuka di cafe-cafe dan pedagang kaki lima yang ada di sana. Bagi anda yang suka memancing, kegiatan itu juga bisa dilakukan di Ulee Lheu. Walaupun ngabuburit di pantai, anda juga tidak perlu khawatir ketinggalan shalat magrib setelah berbuka puasa. Karena tidak jauh dari pantai tepatnya di pintu masuk terdapat Mesjid Baiturrahim.

4. Masjid Tuha Indrapuri

Masjid Tuha Indrapuri (SteemKR)

Masjid ini dahulunya merupakan candi yang didirikan oleh orang Hindu di Aceh, kemudian dihancurkan setelah masuk dan berkembangnya agama Islam. Di atas reruntuhan candi tersebut, selanjutnya dibangun masjid yang diberi nama Masjid Indrapuri oleh Sultan Iskandar Muda sekitar tahun 1607-1636. Indrapuri adalah kerajaan yang pernah didirikan oleh orang-orang Hindu di Aceh. Masjid dengan atap tiga lapis ini menjadi bukti sejarah yang utuh bagi masyarakat Aceh, khususnya warga Aceh Besar. Masjid Indrapuri terletak di Desa Pasar Indrapuri, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Aceh.

5. Masjid Teungku Di Anjong

Masjid Teungku Di Anjong (Okezone)

Masjid ini didirikan oleh Sayyid Abu Bakar bin Husin Bafaqih pada abad ke-18 sekitar tahun 1769 M. Ia seorang ulama dari Arab yang mengembara untuk mendakwahkan ajaran Islam, sehingga dia dianggap sebagai orang keramat dan mendapatkan gelar Teungku di Anjong. Masjid Teungku Di Anjong terletak di Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja atau di lembang Krueng (sungai) Aceh. Di perkarangan masjid dahulunya ada pondok pesantren untuk menimba ilmu pengetahuan Islam.

Masjid Teungku di Anjong yang berada sekitar 2,5 meter dari bibir pantai ini lenyap disapu gelombang tsunami pada 25 Desember 2004 lalu . Sehingga menghancurkan bangunan dan juga peninggalan ulama yang tersimpan di dalam masjid seperti kitab-kitab. Namun setelah tsunami menyapu bersih, Masjid Teungku Di Anjong dibangun kembali oleh warga tanpa mengubah bentuk aslinya. Di sekitaran pekarangan masjid juga dibangun monumen untuk mengenang para warga Gampong Pelanggahan yang terkena korban tsunami 10 tahun silam.

Itulah 5 rekomendasi tempat ngabuburit di Aceh. Penuh dengan nilai-nilai sejarah, ya guys.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat