Sala Lauak, Makanan Khas Pariaman yang Maknyus

0

Beepdo.com – Jika anda pergi berlibur ke kota Pariaman, Sumatera Barat, janganlah lupa untuk mencicipi sala lauak. Cemilan yang digoreng ini sangat pas untuk teman jalan-jalan di kota pesisir Sumatera Barat tersebut.

Sala lauak merupakan kuliner tradisional Minangkabau yang berupa gorengan. Biasanya menjadi cemilah khas yang berbentuk seperti bola dan berwarna kuning kecoklatan atau coklat keemasan. Ukurannya dapat sebesar bola pingpong atau ukuran bola kelereng besar maupun berukuran kecil tergantung daerah yang dikunjungi.

Sala lauak (detik travel)

Istilah Minangkabau untuk sala dapat diartikan sebagai goreng, sedangkan lauak berarti ikan.

Namun kita tidak dapat mengartikan sala lauak adalah ikan goreng, namun memiliki arti adonan yang terdapat ikan didalamnya dan dapat disajikan setelah digoreng. Rasa ikan dalam adonan inilah yang membuat makanan ini bernama sala lauak.

Sala lauak umumnya berasal dari daerah kawasan pesisir di Kota Pariaman dan sebagian wilayah pesisir Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dalam perjalanannya, sala lauak juga sudah menjadi ikon tersendiri bagi kota yang terkenal dengan Kota Tabuik Pariaman.

Sala lauak (duta pesona wisata blogspot)

Sala lauak merupakan makanan tradisional berbahan dasar non gluten, mudah dalam pembuatan dan tidak begitu mahal untuk proses produksinya. Sala lauak berbahan dasar tepung beras dan ikan, kemudian ditambah dengan bahan pelengkapnya yaitu rempah-rempah yang terdiri dari cabe, kunyit dan daunnya, bawang merah, bawang putih dan garam.

Saat menggoreng sala lauak harus menggunakan minyak yang benar-benar panas. Goreng hingga berwarna kuning kecoklatan, lalu tiriskan dan jadilah camilan sala lauak. Memang lebih mantap dinikmati usai ditiriskan setelah menggorengnya.

Sekilas sih mudah, namun dalam praktiknya sulit juga loh untuk memperoleh adonan sala yang pas rasanya, tidak terlalu asin dan tidak terlalu pedas. Tiap penjual punya rahasia tersendiri dalam meracik komposisi adonan sala hingga meciptakan sala yang benar-benar bisa dikatakan lamak bana.

Untuk bisa menikmatinya, biasanya dijual dalam keadaan panas oleh pedagang seperti layaknya penganan gorengan biasa. Ketika mencicipi Sala lauak ini, pertama akan merasakaan tekstur renyah di bagian luarnya, kemudian bagian dalamnya yang lebih lembut akan terasa asin dan gurih, dengan citarasa ikan asih yang menyeruak dalam mulut.

Sepertinya sala lauak ini telah menjadi ikon tersendiri. Tidak lengkap rasanya ke Kota Pariaman, bila tidak mencicipi jajanan yang murah meriah ini.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers