Cafe Code: Menaati Aturan Lalin Jangan Karena Takut Polisi

0

Beepdo.com– Tipikal pengguna jalan raya amat beragam. Ada yang selalu menaati aturan lalin. Ada pula yang baru taat saat ada polisi yang bertugas. Padahal kata Pitra Romadoni Nasution, SH., MH., menaati aturan lali hendaknya dengan kesadaran bahwa aturan tersebut dibuat untuk keselamatan pengguna jalan. Inilah topik yang dibahas dalam Cafe Code bareng Bang Fitra kali ini.

Aturan soal lalu lintas ini dimuat dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Dalam menegakkan aturan di jalan raya, polisi berpegang teguh pada UU ini. Selain itu polisi juga menegakkan aturan seperti Perda yang bersifat lokal, sesuai dengan daerah masing-masing. Kalau di Jakarta ada aturan ganjil-genap dan larangan melintasi jalur busway,” ujar Pitra.

Pitra Romadoni Nasution SH MH. (Beepdo.com)

Tak hanya UU No 22 tahun 2009, Perda juga menjadi acuan bagi polisi. “Soal denda pelanggar Perda DKI yang terbilang besar itu sudah sesuai dengan aturan. Dan jangan dilihat dari besarnya denda. Tapi semangatnya agar tak ada pelanggaran lalu lintas,” katanya.

Mengapa denda untuk pelanggaran lalulintas ada yang jumlahnya besar, menurut Pitra hal ini bertujuan agar menimbulkan efek jera. “Kalau dandanya rendah, banyak sekali yang melanggar. Dengan dibuat besar orang jadi berpikir ulang untuk melintas di jalur busway,” ujarnya.

Pitra Romadoni Nasution SH MH. (Beepdo.com)

Seperti apa ulasan lengkapnya soal filosofi UU lalu lintas dan perda terkait hal ini? Ulasan lengkapnya di Cafe Code Bareng Bang Fitra Romadoni Nasution, SH, MH edisi kali ini.

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.9kFans
345Followers
700kSubscribers
90.2kFollowers