Cafe Code: Dalam Kondisi Tertentu Ibu Tak Dapat Hak Asuh Anak

0

Beepdo.com- Dalam perceraian hak asuh anak sering menjadi rebutan antara ibu dan ayah. Normatifnya hak asuh jatuh pada ibu. Tetapi dalam kondisi tertentu justru hak asuh itu diberikan kepada ayah. Dr. Fahmi Bachmid, S.H., akan mengupas persoalan ini dalam Cafe Code kali ini.

Dalam undang-undang yang menjadi rujukan saat terjadi perceraian hak asuh anak diserahkan kepada ibu. Namun dalam beberapa kasus, kata Fahmi, ibu malah tak mendapatkan hak asuh. “Ibu yang secara normatif mendapat hak asuh anak bisa tidak mendapat hak asuh. Hak asuh diserahkan pada ayah atau keluarganya. Ini karena ibu menurut pertimbangan hakim tidak patut mendapatkan hak asuh itu,” jelas Fahmi.

Fahmi Bachmid. (Beepdo.com/AK)

Jika bisa dibuktikan di pengadilan, lanjut Fahmi, seorang ibu melakukan maksiat dan pindah agama / keyakinan dia gugur hak memiliki hak asuh. “Ada beberapa hal yang membuat seorang ibu hak asuhnya gugur. Pertama kalau dia berbuat maksiat. Kedua kalau si ibu murtad atau pindah keyakinan hak asuhnya jatuh kepada ayah,” jelasnya.

Kasus ibu yang tidak dapat hak asuh anak sudah sering terjadi. Bahkan perkara ini juga terjadi pada selebritas yang bercerai dan hak asuh anak juga diperebutkan. Dan ternyata hak asuh anak diserahkan hakim kepada ayah. Karena ibu terbukti melakukan masiat dan dianggap tidak patut mendapatkan hak asuh.

Fahmi Bachmid. (Beepdo.com/AK)

Anak hendaknya tidak diperebutkan seperti benda. Karena itu tidak pernah dilakukan eksekusi pada seorang anak. Setelah dua belas tahun atau dewasa anak bisa menentukan apakah akan ikut ibu atau ayah. Bagaimana selengkapnya pembahasan soal hak asuh anak  ini, simak selengkapnya di Cafe Code kali ini bareng Bang Fahmi Bachmid.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers