Jika Pemerintah Arab Saudi Membatalkan Ibadah Haji 1441H/2020M, Ini yang Akan Dilakukan oleh Kemenag

0

Beepdo.com, Jakarta Terkait dengan pandemi virus Corona pemerintah Arab Saudi sudah mengambil sikap bahwa untuk sementara umrah ditiadakan lalu bagaimana dengan penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M? Hingga sekarang ini Kemenag pun masih memantau perkembangan kebijakan pemerintah Arab Saudi.

Menteri Agama Fachrul Razi menngatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengembalian dana apabila pemerintah Arab Saudi secara tiba-tiba membatalkan penyelenggaraan ibadah haji 1441H/2020M.

“Kemenag terus mengikuti dan memantau perkembangan kebijakan pemerintah Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah haji, termasuk perkembangan pembatasan ibadah yang dilakukan Saudi di dua kota suci, Makkah dan Madinah. Kita juga menyiapkan mitigasi kalau pelaksanaan ibadah haji dibatalkan oleh pemerintah Arab Saudi,” jelas Fachrul Razi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).

“Jika ternyata haji tahun ini dibatalkan, dana yang disetorkan saat pelunasan, dapat dikembalikan lagi ke jamaah,” tambahnya. Fachrul Razi pun berharap jika masyarakat juga tetap mengikuti setiap perkembangan dari kebijakan yang akan diambil oleh pemerintah Arab Saudi terkait dengan ibadah haji.

“Apapun keputusan Kerajaan Saudi dan pemerintah Indonesia, itu pasti dilakukan bagi kemaslahatan orang banyak, khususnya para calon Jemaah haji,” terang Fachrul Razi. Hingga sekarang ini Jadwal Rencana Perjalanan Haji sendiri masih terus berjalan. Jika sesuai dengan jadwal tersebut, maka diketahui bahwa para Jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat