Alasan Adinia Wirasti Suka Kain Tenun Ikat Sumba

0

Beepdo.com – Artis peran Adinia Wirasti rupanya koleksi tenun ikat kain tradisional khas Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mengaku mengkoleksi kain Sumba lantaran warna dan mode bervariasi serta memiliki ciri khas tersendiri.

Pemain film Ada Apa Dengan Cinta ini mengatakan bahwa seni tenun adalah budaya tua yang ditekuni manusia untuk menghasilkan busana dan merupakan peradaban yang hampir merata tanah Sumba, Nusa Tenggara Timur.

Saat menghadiri acara jumpa pers film terbarunya berjudul Susah Sinyal, Adinia Wirasti tampak menggenakan kain tenun ikat Sumba. Ia tampak cantik dan anggun saat menggenakan kain tenun ikat Sumba tersebut.

“Saya memang suka pakai kain tenun ikat sumba, selain bisa untuk fashion, kain ini juga enak dipakai untuk acara non formal maupun semi formal,” kata Adinia Wirasti saat ditemui di Gedung Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/11/2017) malam.

“Dari dulu memang senang mengoleksi. Kalau kain tradisional gini aku pakainya, kalau misal lagi enggak pengin ribet milih baju, ya udah deh saya pakai kain saja,” sambungnya.

Kecintaannya terhadap kain tenun ikat Sumba lantaran sudah menjadi pakaian tradsional khas masyarakat Sumba. Apalagi, untuk menghasilkan kain ikat tenun ini butuh usaha, kerja keras dan ketelitian saat menenun kainnya.

“Ikat Sumba itu kan dibikin lama sekali ya. Jadi mereka ada bagian yang dibikin caranya ditenun dan ada mereka bilangnya songket Palembang. Kalau Sumba itu songketnya dia lebih kayak sulam. Jadi, kayak ada beberapa bagian yang disulam dan ditenun. Jadi prosesnya lama,” paparnya.

“Jadi, sebenarnya kenapa saya pakai kain ini adalah sebagai salah satu bentuk penghargaan untuk tradisi saya sendiri sih, dan mereka yang telah susah payah membuat Ikat Sumba ini,” sambungnya

Tak hanya itu, Adinia Wirasti sedikit mengetahui tentang orang Sumba, memiliki dan mengenakan kain serta sarung dari tenun ikat merupakan suatu “keharusan” karena kain tenun adalah busana penting yang dikenakan pada acara adat, seperti menghadiri pesta pernikahan, upacara kematian, dan beribadah.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers