5 Kisah Mengharukan di Balik Kematian Akibat Virus Corona

0

Beepdo.com – Sudah berpekan-pekan berlalu sejak pandemi COVID-19 menyerang berbagai belahan dunia. Penyakit yang disebabkan virus Corona ini memang sangat mengerikan karena mudah menyebar dan telah menyebabkan banyak kematian.

Hingga saat ini telah banyak korban berjatuhan sehingga menyisakan duka yang mendalam di kalangan korban virus Corona. Nyatanya, selalu ada kisah tragis dan mengharukan di balik kasus ini. Tidak semuanya terungkap, namun beberapa contoh kasus ini dijamin bakal menguras air mata. Berikut beberapa di antaranya:

Kematian Orangtua Eva Rahmi Salama, Pergi Tanpa Pelayat

Sebuah akun Instagram @evarahmisalama mengungkap kisah mengharukan saat ibunya meninggal dunia. Tak ada seorang pun yang hadir melayat terkecuali dirinya dan kedua adiknya. Ayah dan ibu ketiga anak ini adalah korban virus Corona yang terkait dengan kasus 1 dan 2. Sementara korban 1 dan 2 berhasil sembuh, kedua orang tua Eva justru harus menghadapi maut. Eva dan adik-adiknya bahkan tak bisa melihat wajah jenazah orangtuanya untuk terakhir kali. Selain dilarang mendekati dan menyentuh jenazah, petugas medis bahkan tak bersedia mengambil foto jenazah mendiang.

Erni Aqilah Abyan, Dua Jam Menahan Haus Sebelum Meninggal

“Dada saya sudah sesah, manggil-manggil perawat saja mau minta minum dua jam baru datang. Disuruh makan, tapi nasinya saja masih kayak dibilang beras mentah, apa itu yang pantas di makan oleh seorang pasien,” demikian curhat seorang pasien bernama Erni Aqilah Abyan yang beredar di dunia maya. Sedihnya, curhatan itu adalah keluhan terakhir dalam hidupnya. Tak lama kemudian, Erni dinyatakan meninggal dunia akibat virus Corona.

dr Ratih Purwarini, Sang Pahlawan Corona

dr Ratih Purwarini (Twitter)

Kematian tenaga medis akibat Corona memang bisa dibilang cukuo tinggi di Indonesia. Salah satu kisha yang mengundang haru adalah kematian dr Ratih Purwarini. Dia terjangkit virus ini saat bertugas di garda depan menangani para pasien. Kisah kematian sang dokter bahkan sampai disorot oleh media internasional, Reuters. Ayah dr Ratih mengaku menyesal telah menyekolahkan anaknya ke kedokteran. Potret harus anak mendiang yang membacakan azan di kuburan dr Ratih juga mengundang air mata.

Kisah di Balik Foto dr Hadio Ali

dr Hadio Ali adalah salah satu dari beberapa dokter pertama yang dinyatakan meninggal akibat virus Corona. Saat berita kematiannya terkuak, beredar foto yang menunjukkan seorang pria sedang berdiri di luar pagar dengan menggunakan masker. Informasi yang beredar, foto itu adalah momen terakhir sebelum dr Hadio Ali meninggal. Karena terjangkit virus Corona, dia hanya bisa menatap buah hati dari luar pagar. Namun belakangan baru diketahui bahwa foto itu hoax dan bukan dr Hadio Ali.

Kisah Kursi Merah dr Bernadette

Kursi Merah dr Bernadette

dr. Bernadette Albertine Francisca adalah seorang dokter di rumah sakit yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan. Dia meninggal dunia setelah terpapar virus Corona. Di tengah haru akibat kematiannya, tersiar berita viral tentang kursi merah yang biasa didudukinya. Kursi merah itu sebenarnya milik dr. Ortho Sakti, rekannya di rumah sakit yang sama. Namun belakangan, justru dr Bernadette yang lebih sering menggunakannya sebelum meninggal akibat COVID-19.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Anda mungkin juga berminat
Berikan Komentar
19.7kFans
349Followers
711kSubscribers
90.2kFollowers