Ini 40 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup karena PSBB Diberlakukan Lagi

Beepdo.com, Jakarta Kasus pasien positif Corona di Indonesia setiap harinya terus bertambah, khususnya buat di Jakarta sendiri. Tidak heran jika Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun langsung membuat sebuah keputusan tegas, yakni memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB tersebut akan dimulai pada 14 September hingga 27 September 2020. “Bila kita lihat rentangnya sejak 3 Maret, sejak pertama kali kasus positif diumumkan sampai 11 September, lebih dari 190 hari. Dari 190 hari lebih itu, 12 hari terakhir pertama bulan September menyumbang 25 persen kasus positif,” jelas Anies.

Sekolah, institusi Pendidikan, tempat wisata, taman rekreasi hingga tempat hiburan tidak diperbolehkan beroperasi selama PSBB jilid dua berlangsung. Oleh karena itu, setidaknya ada 40 tempat wisata di Jakarta yang pada akhirnya akan ditutup kembali selama PSBB berlangsung. Di bawah ini adalah daftar tempat wisata yang harus ditutup.

  • Kawasan Monas Ancol (kawasan pantai)
  • Dunia Fantasi
  • Sea World Ancol
  • Ocean Dream Samudra
  • Atlantis Water Adventures
  • Allianz Ecopark
  • Pasar Seni Ancol
  • Faunaland Ancol
  • Kawasan Kota Tua
  • Taman Margasatwa (TM) Ragunan
  • Anjungan DKI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
  • Planetarium Jakarta
  • Taman Ismail Marzuki
  • PBB Setu Babakan
  • Rumah Si Pitung
  • Pulau Cipir
  • Pulau Kelor
  • Pulau Onrust
  • Tugu Proklamasi
  • Taman Benyamin Suaeb
  • Wayang Orang Bharata
  • Museum Sejarah Jakarta
  • Museum Taman Prasasti
  • Museum MH Thamrin
  • Museum Seni Rupa & Keramik
  • Museum Tekstil Museum Wayang
  • Museum Bahari
  • Museum Joang ‘45
  • Museum Wayang
  • Museum Mandiri
  • Museum Bank Indonesia
  • Museum MACAN
  • Museum Nasional Indonesia
  • Museum Kebangkitan Nasional
  • Museum Sumpah Pemuda
  • Museum Basoeki Abdullah
  • Museum Perumusan Naskah Proklamasi
  • Museum Maritim Indonesia

Selain tempat wisata, Anies juga menghimbau masyarakat yang bekerja di Jakarta untuk melakukan pekerjaannya di rumah atau work from home. Selain itu, Anies Baswedan juga melarang kegiatan yang mengundang kerumunan di fasilitas publik.

Anda mungkin juga berminat