Bunga Edelweis di Gunung Nggak Boleh Dipetik, Ini fakta Unik Tentangnya yang Harus Kamu Tahu

Beepdo.com, Jakarta Bunga Edelweis atau yang banyak orang sebut dengan bunga abadi memang memiliki penampilan unik dan cantik, sehingga banyak orang yang tertarik memetiknya di gunung. Bunga yang satu ini memang hanya bisa ditemukan di pegunungan. Pendaki yang berhasil mencapai puncak biasa mengambilnya buat kenang-kenangan.

Bunga Edelweis memiliki kelopak berwarna putih dan mekar selama bulan April hingga Agustus. Dikategorikan sebagai bunga liar, Edelweis menjadi bunga yang sangat popular lantaran banyak  warga lokal yang mengeringkan bunganya lalu dijadikan souvenir  untuk dijual nantinya. Tapi, tahukah kamu kalau bunga Edelweis tidak boleh dipetik?

Hal tersebut tercantum dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 pasal 22 ayat (1) dan (2) tentang Konservasi Sumber Daya Hayati Ekositem. Edelweis yang tumbuh dikawasan konservasi menjadi tumbuhan yang dilindungi oleh undang-undang. Tak Cuma itu, larangan memetic Edelweis juga ada di Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.20/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang dilindungi.

Nggak tanggung-tanggu buat mereka yang ketahuan memetic bunga Edelweis dapat dikenakan hukuman mulai dari pidana hingga denda. Misalnya saja kalau ada pendaki yang memetik bunga Edelweis di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, pendaki tersebut bisa dipenjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

Jadi masih mau ngambil bunga Edelweis? Selain cantik, Edelweis juga sering dimanfaatkan sebagai obat oleh orang-orang zaman dulu. Obat dari Edelweis biasa digunakan untuk meredakan masalah kesehatan seperti, TBC, diare dan disentri. Tidak hanya itu, penelitian juga membuktikan kalau bunga Edelweis juga mengandung antioksidan yang tingga dan bersifat anti mikroba anti inflamasi.