Perjalanan Hijrah Ustaz Jefri Al Buchori yang Penuh Liku dan Cobaan

0

Beepdo.com – Keputusan untuk hijrah memang tidak datang secara instan. Bahkan tokoh besar seperti mendiang Ustaz Jefri Al Buchori pun harus mengalami jalan terjal berliku untuk bisa mengakui bahwa tak ada dzat yang lebih berkuasa selain Allah SWT.

Pria yang akrab disapa Uje ini sebenarnya dibesarkan dalam keluarga yang agamis. Sejak kecil dia sangat senang belajar agama dan seni. Tak heran jika kemudian Uje dikirim ke pondok pesantren setelah lulus SD.

Ustaz Jefri Al Buchori Muda (Tabloid Bintang)

Sayangnya, kenyataan tidak seperti yang diharapkan. Saat masuk ponpes, dia mulai nakal dan mulai tidak kerasan belajar di sana. Dia sering mangkir dan melanggar aturan pondok. Hingga akhirnya, setelah empat tahun belajar di sana, dia memutuskan keluar dan bersekolah di SMA umum.

Pada masa SMA, kehidupan Uje semakin gila-gilaan. Dia akrab dengan dunia malam, narkoba, dan wanita malam. Terlebih setelah dia mendapat tawaran main film Pendekar Halilintar, dia merasa jumawa dan hebat. Meski ditentang oleh sang ayah, dia terus melanjutkan karir sebagai artis. Kesombongan Uje terus berkobar bahkan setelah ayahnya berpulang.

Namun pada suatu saat, Uje memimpikan hal yang sama berulang kali. Dia melihat dirinya dalam balutan kain kafan, serta melihat pemandangan penyiksaan yang menyeramkan. Mulai takut mati, perlahan dia pun mulai mengingat kembali Allah. Walau butuh waktu, akhirnya dia menyadari bahwa selama ini telah banyak berbuat dosa.

Ustaz Jefri Al Buchori pun kemudian meminta maaf kepada sang ibu. Dengan lapang dada ibunya memberikan maaf dan justru mengajaknya umrah. Selama perjalanan di sana, Uje semakin menyadari kesalahan selama ini dan berniat berhijrah. Sejak saat itulah kehidupannya mulai berubah dan dia semakin mendekatkan diri kepada Allah. Sayangnya, usia Uje tidak panjang. Dia meninggal dunia pada 26 April 2013 akibat kecelakaan tunggal.

Anda mungkin juga berminat