Betrand Peto Punya Lafal Unik saat Lantunkan Sewu Kuto Didi Kempot, Bens Leo: Itu Bisa Dimaklumi

Beepdo.com – Setiap orang daerah tertentu tentunya punya keunikan dalam hal dialek dan artikulasi. Itu sebabnya, akan berbeda hasilnya ketika Betrand Peto melantunkan lagu Jawa berjudul Sewu Kuto, jika dibandingkan dengan penyanyi aslinya, yaitu Didi Kempot. Tapi menurut pengamat musik Bens Leo, justru itu menjadi ciri khas.

“Iya pasti, karena dia jadi beda sama Didi Kempot kan sebetulnya. Jadi enggak ada masalah tentang artikulasi meskipun orang Jawa jadi agak geli mendengar kalimat yang dilafalkan Betrand di lagu Sewu Kuto ini. Karena ada kata-kata Jawa yang tidak njawani. Tapi gapapa, orang toh tahu dia dari mana,” ungkap Bens.

Bukan hanya terjadi pada Betrand, perbedaan artikulasi seperti ini sudah umum terjadi. Salah satu contoh yang diambil Bens adalah ketika penyanyi Malaysia Sheila Majid menyanyikan lagu Indonesia dengan logat Melayu.

“Seperti hanya Sheila Majid saat mebawakan lagu bahasa Indonesia karya Oddie Agam Antara Anyer Jakarta. Bahasa Indonesianya jadi Melayu. Ga masalah. Yang paling penting dia membawakan lagu almarhum Didi kempot dengan baik karena dia bisa enggak ada falsnya, ini karakter Bertrand,” lanjutnya.

Bens Leo komentari Betrand Peto (Beepdo.com)

Meski demikian, Bens lagi-lagi berpesan dan mengingatkan agar Betrand tidak mengabaikan masalah hak cipta. Pasalnya, jika lagu tersebut dikomersilkan, ada hak pencipta lagu dan ahli waris di dalamnya.

“Cuma pesan saya kalau belum seizin ahli warisnya mohon Sewu Kuto secepatnya dimintakan izin karena pasti setelah ini viral ada deretan rupiah yang masuk ke YouTuber-nya Betrand Peto dan di sana ada hak ekonomi dari pencipta lagunya, dalam hal ini Didi Kempot,” lanjut Bens Leo.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...