Terancam Musnah, Kunjungi Kota-kota Indah Sebelum Terlambat!

0

Mungkin dalam benak kamu terbesit pertanyaan, mana mungkin ada kota yang tenggelam? Jawabannya adalah sangat mungkin. Kota bisa tenggelam jika terjadi bencana alam, perubahan temperatur yang drastis, atau tingginya emisi karbon dalam sebuah kota tersebut. Emisi karbon menyebabkan pemanasan global yang bisa berdampak pada naiknya permukaan laut dan mendorong terjadinya banjir yang bisa menyebabkan suatu kota tenggelam.

Dewasa ini, banyak kota yang berbondong – bondong mengurangi emisi karbon dan pemanasan global dengan membangun hutan kota, menerapkan sistem recycle, dan lain-lain. Nah, beberapa kota ini diprediksi bakal tenggelam di masa depan jika tidak mengurangi emisi karbon. Kota mana saja?

New York 

Salah satu kota terbesar di Amerika ini mungkin akan tenggelam jika tidak mengurangi emisi karbon dan menggalakkan go green. Gambar kiri menunjukkan jika pada tahun 2100 warga New York  membatasi kenaikan suhu global sebesar 2°C. Sedangkan gambar kanan menunjukkan New York tidak mengantisipasi global warming dan mengalami kenaikan suhu sebesar 4°C pada tahun 2100. 

Durban 

Kota kedua yang diperkirakan tenggelam adalah Durban. Durban merupakan kota terbesar di Afrika Selatan yang terkenal dengan pantai indah yang menghadap Lautan Hindia. Jika Durban tidak mengurangi emisi karbon, maka air laut akan mengalami kenaikan dan menyebabkan Kota Durban tenggelam. 

Mumbai 

Kota di India ini merupakan salah satu kota yang diprediksi akan tenggelam di masa depan. Selain hal tersebut disebabkan emisi karbon yang berlebihan, juga dikarenakan adanya perubahan iklim yang sangat drastis. 

Rio de Janeiro

Rio de Janeiro merupakan kota yang berada di Negara Brasil yang terkenal dengan wisata yang menakjubkan. Para ilmuan memprediksi bahwa Rio de Janeiro akan tenggelam karena adanya kenaikan permukaan air laut. Es yang berada di kutub akan tenggelam dan menyebabkan banjir. Hal tersebut akan terjadi jika Rio de Janeiro tidak mengurangi emisi karbon dan mengantisipasi adanya global warming (dailymail.co.uk).

NULL

Anda mungkin juga berminat