6 Makanan Khas Riau Yang Paling Terkenal, Nomor 5 Pernah Coba?

0

Beepdo.com, Jakarta – Bagi kamu yang lagi berkunjung ke Riau jangan sampai melewatkan makanan khas dari daerah ini ya. Ada banyak makanan khas yang bisa kamu icip-icip di sini.

Salah satu makanan yang mungkin tidak bisa kamu nikmati di daerah lain adalah daging rusa. Tekstur daging yang legit ditambah cita rasa manis dari bumbu akan memberikan pengalaman baru untuk kamu yang baru pertama kali menyicipinya.

Penasaran dengan menu lainya, yuk simak langsung:

1. Gula Ikan Patin

Gulai Ikan Patin (KumpulanResep)

Di provinsi Riau, khususnya Pekanbaru, gulai ikan patin menjadi makanan yang tak pernah kehabisan penggemar. Pasalnya, kuliner berbahan dasar ikan ini mempunyai cita rasa yang sungguh nikmat dan bisa menggoyang lidah siapa pun yang mencobanya. Menu gulai ikan patin bisa ditemukan dengan mudah di restoran-restoran besar atau warung-warung makan yang tersebar di dalam area kota Pekanbaru. Cita rasa gulai ikan patin akan semakin nikmat apabila saat pembuatannya ditambahkan dengan bunga kecombrang yang berfungsi sebagai penyedap rasa.

2. Asam Pedas Ikan Baung

Asam Pedas Ikan Baung (sumber)

Dari namanya, jelas terdapat perbedaan antara gulai ikan patin dan asam pedas ikan baung. Untuk kamu yang belum tahu, asam pedas ikan baung sendiri adalah makanan yang lahir berdasarkan pengaruh yang dibawa oleh orang Melayu di Sumatera. Menu berbahan dasar laut ini bisa menjadi alternatif kamu yang mungkin sudah pernah mencoba gulai ikan patin.
Ikan baung sendiri mempunyai tekstur daging yang lembut padat tanpa duri halus dengan warna putih terang. Apabila dibandingkan dengan ikan patin, ikan baung memiliki tingkat ketebalan yang lebih tinggi daripada ikan patin. Selain enak dibuat asam pedas, ikan baung juga cocok apabila dijadikan gulai.

3. Nasi Lemak

Nasi Lemak (Sweet)

Nasi lemak adalah makanan khas Riau yang juga bisa ditemukan di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Nasi lemak biasanya disantap sebagai menu sarapan oleh orang Melayu. Nama kuliner khas Melayu satu ini merujuk pada nasi yang dimasak dengan santan kelapa dan daun pandan untuk memberikan cita rasa gurih dan aroma yang harum. Nasi lemak pada umumnya dihidangkan dengan lauk-pauk seperti telur, ikan teri goreng, sambal, cabai, dan irisan mentimun. Selain dengan lauk pendamping tersebut, nasi lemak juga banyak disajikan bersama tempe, tahu, kacang panjang, kacang tanah, sate, daging, cumi-cumi, kerang, ikan, udang, limpa, dan petai. Kalau kamu mau menjajal nasi lemak, di Pekanbaru banyak warung dan rumah makan yang menghidangkannya.

4. Mieso

Mieso (HarianMedanBisnis)

Miso atau mieso adalah makanan khas Pekanbaru yang mudah didapati di berbagai sudut Kota Madani. Selain di Pekanbaru, mieso juga bisa ditemui di beberapa daerah lain yang seperti Medan dan Pekalongan. Untuk kamu ketahui, mieso adalah makanan berkuah yang mempetemukan ragam bahan seperti mie kuning, mie putih, suwiran ayam, tahu kering, kulit ayam renyah, dan potongan tulang ayam. Penggunaan bahan yang sederhana membawa pengaruh pada harga yang ditawarkan, yakni hanya sekitar Rp15.000 per porsinya.

5. Sate dan Sop Rusa

Sop Rusa (ResepiRaidah)

Bosan dengan sajian berbahan dasar daging semisal daging ayam dan daging sapi? Di Pekanbaru, kamu bisa menyicip kuliner berbahan dasar daging rusa. Kalau kamu belum pernah merasakan sensasi menggigit daging rusa, maka wajib menjajal makanan khas Pekanbaru yang menggunakan daging rusa sebagai santapan utamanya. Daging rusa yang sudah diolah akan dibuat menjadi sate atau menjadi sop. Sate rusa biasanya disantap dengan nasi hangat. Tekstur daging yang legit ditambah cita rasa manis dari bumbu akan memberikan pengalaman baru untuk kamu yang baru pertama kali menyicipinya. Agar lebih lengkap, kamu bisa memesan sop daging rusa sekalian yang akan menambah keistimewaan menyantap daging rusa yang dibakar dan direbus sekaligus.

6. Sup Tunjang

Sup Tunjang (KumpulanResep)

Saat cuaca yang dingin menusuk badan di kota Pekanbaru, ada sajian hangat yang siap untuk disantap. Sup tunjang adalah makanan khas Pekanbaru yang berkuah hangat. Sup tunjang atau sup tulang bisa disantap ketika cuaca sedang dingin. Selain bikin tubuh hangat, menyantap semangkuk sup tunjang dan nasi hangat bisa sekalian mengisi perut yang lagi lapar. Sup tunjang menggunakan tulang kaki sapi yang masih berbalut dengan daging. Tulang-tulang tadi direndam ke dalam kuah berwarna bening kekuningan dengan bahan pelengkap seperti irisan wortel, kentang, tomat, dan daun bawang. Rasa kuah sup tunjang gurih dan kuat karena menggunakan rempah-rempah seperti bawang putih, bawang merah, kayu manis, cengkeh, dan jahe. Saat menyajikan sup tunjang biasanya diberikan sedotan untuk menyedot sumsum langsung dari tulangnya.

Itulah 6 makanan khas Riau. Tertarik untuk mencicipinya?

Anda mungkin juga berminat