Cafe Code: Apa Dampak Hukum dalam PSBB? Ini Ulasan Dwiheri Sulistiawan (Bagian 2)

Beepdo.com – PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar sedang dijalani di wilayah Jakarta dan beberapa kota lain di Indonesia. Cafe Code kali ini Beepdo.com menampilkan dampak hukum PSBB bagi masyarakat yang melanggar.

Praktisi hukum, Dwiheri Sulistiawan mengatakan bahwa beberapa aturan terkait PSBB di Jakarta misalnya, ada pengecualian masyarakat atau perusahaan yang bergerak dalam bidang tertentu, seperti perbankan, media atau komunikasi, kesehatan, dan beberapa bidang lain.

Praktisi Hukum, Dwiheri Sulistiawan (Beepdo.com)

Dwiheri mengatakan faktor ekonomi memang menjadi acuan. Artinya orang harus bekerja selama PSBB demi memenuhi kebutuhan keluarga. Banyak pula pekerja informal yang terpaksa keluar rumah demi dapatkan uang.

“Pemerintah memang sudah bagikan kartu prakerja dan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak, tapi distribusi tidak maksimal terkait pendataan, kalau memang data sudah jelas pasti distribusi akan tercapai,”kata Dwiheri.

Kondisi PSBB di Jakarta (TMC Polda Metro Jaya)

Terkait PSBB memang ada aturan yang sempat berbeda antara instansi Kementerian Perhubungan dengan Gubernur DKI Jakarta dan Kementerian Kesehatan, khususnya terkait bolehkah ojek online membawa penumpang. “Karena kondisi sekarang darurat kesehatan, artinya harus aturan Kemenkes, bahwa ojek online tak boleh  membawa penumpang selama PSBB,”kata Dwiheri.

Pada Cafe Code kali ini Dwiheri berharap aturan dalam PSBB sebaiknya dipatuhi oleh semua masyarakat walaupun aturan tersebut pasti  memiliki kelemahan. “Semoga ini kejadian cukup sekali dan segera selesai,”pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat
Komentar
Loading...