Kronologi Rumah Adik Acha Septriasa Dimasuki Maling di Hari Idul Adha

Beepdo.com – Adik Acha Septriasa yang bernama Juwita Maritsa sedang alami bencana. Rumah yang baru sebulan ditinggali suaminya, dibobol maling di hari Idul Adha. Sebagai kakak, Acha Septriasa sempat menceritakan keresahan di Instagram.

Dikutip dari Instagram Acha, @septriasaacha, ibu satu anak ini mengatakan  bahwa sang adik yang merupakan pengantin baru dan pindah rumah karena ingin hidup mandiri , terpaksa mengalami nasib tak beruntung.

View this post on Instagram

Boleh kah saya berbicara ? saya hanya ingin share sesuatu yang menurut saya penting untuk di share karena menentukan keselamatan kita sebagai warga negara, masyarakat, di tengah pandemi yang segala nya semakin terlihat tidak pasti ini. Resah! Itu yang saya Rasakan , ketika adik kandung saya, yang baru menempati rumah 1 bulan setelah mereka pindah dari rumah orang tua, melanjutkan hidup mereka dengan sedikit demi sedikit gaji yang mereka miliki, dari bekerja . Untuk berusaha hidup mandiri, sebagai pasangan suami istri, Harta benda di dalam kamar dan rumah mereka sendiri, HARUS RAIB , dibawa Perampok, yang secara profesional masuk Di siang Hari melalui pintu pagar depan rumah di kawasan tebet barat , dekat Gelael. Kemarin, tepat nya tanggal 31 July Hari Jumat, adik saya , Juwita, menjalankan solat Idul Adha, dan pulang jam 11 siang karena melihat kejanggaln di CCTV online, yg Mati tiba2 , mereka kemudian pulang ke rumah, menyalakan CCTV kembali, lalu bergegas ke rumah Mertua. Siang hari, waktu Juwita masuk ke kamar, barang- barang masih ada di tempatnya, akhirnya Juwita pergi keluar rumah tentunya dengan mengunci pintu gembok dan mengaktifkan kembali CCTV Seharian mereka pergi berkunjung kerumah sanak saudara dan family, pulang pukul 7 malam , rumah Juwita sudah terbuka pagar nya, meninggalkan bekas gembok yg terbuka , dan Mereka tak berani masuk takut Rampok masih ada, Suami Akhirnya memutuskan untuk menelfon keluarga dan lalu masuk ke dalam rumah secara hati2, Saat itu keluarga Org tua Juwita, yang merupakan Ibu bapak saya bersama suami dan Juwita masuk bersama dan menemukan barang2 berserakan di kamar, TV sudah di ringkus di ruang keluarga , berangkas habis dibawa , padahal di simpan di tempat sangat amat rahasia, berangkas pun baru di beli 1 bulan yg lalu, di ambil langsung dari toko , tanpa jasa delivery. Kami kaget, patah hati, bersyukur karena nyawa kami tidak melayang, namun rasa hati ini sakit, karena semua harta benda yang terdapat surat2 di dalam nya dan tabungan mas kawin hilang di rampok orang yang mungkin telah mengamati rumah kami, bbrp hari ini. Kami cuma ingin Pihak kepolisian, meringkus dan mencari dalang di balik kejadian ini

A post shared by Acha Septriasa (@septriasaacha) on

“Harta benda di dalam kamar dan rumah mereka sendiri,, HARUS RAIB , dibawa Perampok, yang secara profesional masuk Di siang Hari melalui pintu pagar depan rumah di kawasan tebet barat , dekat Gelael.”tulis Acha.

Kejadian terjadi pada 31 Juli 2020, tepat di Idul Adha. Saat kejadian rumah tengah kosong karena Juwita dan suaminya sedang menjalani Salat Idul Adha. “Pulang jam 11 siang karena melihat kejanggalan di CCTV Online, yg Mati tiba2, mereka kemudian pulang ke rumah, menyalakan CCTV kembali, lalu bergegas ke rumah mertua,”kata Acha.

Acha Septriasa Ceritakan Kejadian yang Menimpa Adiknya (Beepdo)

Saat sang adik mengecek kamar usai tiba di rumah, ternyata barang masih ada di tempatnya dan Juwita. Ia kemudian mengaktifkan kembali CCTV dan mengunci pintu gembok rumah. Juwita dan suami lanjut bepergian ke rumah kerabat dan kembali di rumah jam 19.00 WIB. Namun pagar rumah sudah terbuka dan ia dan suami tak berani masuk ke rumah.

Juwita dan suami pun ditemani orangtua Acha masuk ke dalam rumah. Ternyata menemukan kamar mereka sudah berserakan di kamar, TV sudah lenyap, isi brankas seperti mas kawin, dan surat berharga sudah habis tak tersisa.

Adik Acha Septriasa dan sang kakak pun berharap pihak Kepolisian meringkus para orang yang terduga jadi pelaku pencurian di rumah sang adik pada Idul Adha. “Kami cuma ingin Pihak kepolisian, meringkus dan mencari dalang di balik kejadian ini,”harap Acha Septriasa.

 

Anda mungkin juga berminat